oleh

Warga Sumurgede, Pungut Uang Secara Paksa Kok Dibilang Ikhlas

Poto.penerima BST Pertanian saat menandatangani surat pernyataan.

KARAWANG // HK JABAR – Samsul warga Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, selaku penerima BST Pertanian usai dimintai Keterangan oleh Satgas Saber Pungli Polda Jabar pada Jumat (6/11/2020) mengecam keras kometar salah satu ketua RW disalah satu media online yang menyebutkan bukan Pungli melainkan itu pemberian masyarakat yang diberikan secara ikhlas.

“Saya mendapatkan BST Pertanian tahap 1, 2, dan 3. Pengambilanya di kantor desa sumurgede sebesar Rp.1800 000. Setelah itu habis magrib datang RT. Edoy pungut uang 200 ribu alasannya untuk uang bensin, yang lain juga di pinta segitu,” ungkap Samsul, Sabtu (7/11/2020).

Lanjut Samsul, untuk tahap ke 4 dan 5 , warga dusun 5 yang tidak mendapatkan BST Pertanian sebanyak 45 kepala keluarga.

Samsul mengatakan, dirinya kedatangan kembali RT Edoy, Inang, Jaja dan Kadus Kosasih. Kedatangan mereka kali ini untuk mengembalikan uang pungutan kemarin, tapi tidak semua hanya sebagian orang saja. Itupun harus menandatangani surat berita acara.

“Semua yang memberikan uang tersebut saya yakin tidak iklas, soalnya terlalu besar, ada yang dipinta 200, bahkan 500 ribu. Kalau minta mah sedikasihnya, tidak maksa harus segitu, jadi mau dibilang ikhlas gimana,” kata Samsul.

Disisi lain AK selaku tokoh masyarakat mengatakan, bila ada yang menyebut pungutan hanya 50 ataupun 100 ribu itu adalah bohong, apalagi diberikan secara ikhlas itu sangat tidak mungkin.

“Buktinya, oknum Kadus cs ketika mengembalikan uang pungutan itu, masyarakat harus menandatangani surat pernyataan. Bahkan surat pernyataan itu sampai ditandatangani Kades dan distempel segala. Ini menandakan bahwa pungutan itu benar-benar terjadi,” ujarnya.

“Kita tinggal tunggu hasil proses dari Tim Saber Pungli, semua data- data sudah saya serahkan ke saber pungli, bila terbukti pungli berati para oknum pasti dibui,” pungkasnya. (Sul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed