oleh

Warga Laru Berharap Pemerintah Bangun Jembatan Penyeberangan Sungai Batang Gadis

Madina, (HK) – Warga desa Laru Baringin, Kacamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing natal, Sumatera utara, berharap pemerintah membangun jembatan penyeberangan ke pertanian mereka, Kamis (20/5/2021).

Bertahun sudah warga memanfaatkan jembatan gantung tradisional yang terbuat dari kayu dan bambu sebagai akses penyeberangan menuju sawah dan perkebunan mereka.

Paet salah satu petani menuturkan, setiap kali pulang dari kebun bila melewati jembatan tersebut selalu merasa was was jembatan ala kadarnya ini akan jatuh dan rubuh.

“Ke kawatiran terus menghantui kami apalagi kami lagi bawa hasil pertanian, melewati jembatan ini tidak mudah, dengan membawa hasil pertanian kami, sekali menyeberang yang bisa kita bawa hanya 10 kg saja takut rubuh ,”ucapnya

Salman kepala desa Laru baringin menuturkan, jembatan gantung akses warga ke ladang tersebut sungguh menyedihkan sebab kondisi pisik jembatan sangat memprihatinkan untuk dilalui warga.

Lebih lanjut, Salman menceritakan dengan tidak adanya akses jembatan yang memadai di areal ini, sebagian warga kami terpaksa menyeberangi sungai, seperti halnya yang baru baru ini terjadi, seorang kepala keluarga menyeberangi sungai batang gadis hayut terbawa arus hingga hari ini kamis belum juga di temukan “ucapnya

Saya sangat berharap kepada pemerintah kabupaten mandailing natal dan juga pemerintah provinsi sumatera utara agar dapat membantu kami membangun jembatan penyeberangan ke areal pertanian warga kami agar kedepan tidak ada lagi korban yang hanyut akibat menyeberangi sungai batang gadis ini “tutupnya

(Syahren)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed