oleh

Viral Rekaman Anip Ketua RW di Desa Tegalsari, Sebut Kalau Kebon Satu Tidak Senang Diminta Mundur

Viral Rekaman Anip Ketua RW di Desa Tegalsari, Sebut Kalau Kebon Satu Tidak Senang Diminta Mundur

Karawang | Baru-baru ini beredar rekaman suara dilingkungan masyarakat Desa Tegalsari, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, yang memperlihatkan seorang Ketua RW Dusun Krasak, Anip Abu Hanifah yang memberikan pernyataan tidak pantas dan arogan bahkan sampai keluar kata-kata kotor.

Suara dalam rekaman itu, sedang memberikan pernyataan, namun entah ditujukan pada siapa.

“Kalau emang enggak senang, kebon satu, terhadap pemerintahan lurah Awang, mundur aja, gak usah pusing yah, ini saya Anip, mundur jangan pengecut, …. (Kata-kata kasar.Red),” ungkap Anip didalam rekaman tersebut.

Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Awang selaku kepala Desa Tegalsari, mengatakan, sebaiknya mohon konfirmasikan dahulu kepada Bang Anip, biar valid datanya.

“Supaya berimbang, bos konfirmasikan ke Bang Anip. Sebab beliau yang bicaranya, kalau saya yang ngomong nanti disangka saya bela bang anip,” jelas Kades, Kamis (22/04/2021).

“Setelah udah dapat data dari Bang Anip baru saya mau bicara bos, takut saya belain Bang Anip,tinggal kerumahnya aja,” tambah Kades.

Menurut pengakuan Anip, bisa munculnya rekaman tersebut ditenggarai kekesalan tehadap keponakannya yang menjabat sebagai kepala dusun (Kadus) satu. Lantaran, Kadus tersebut memarahi anggota Linmas yang mengajak masyarakat untuk gotongroyong membuat jembatan.

“Kadus Kebon satu itu namanya Gigin anak H.Een Khaerudin. Itu sodara saya,” kata Anip.

Sementara itu, informasi yang diperoleh dilapangan, masyarakat merasa kecewa atas sikap arogan Anip selaku ketua RW, yang memarahi Gigin. Sebab, Anip hanya RW secara struktural berada dibawah kepala dusun.

“Kalau memang ada masalah pribadi, jangan diumbar didalam grup pemerintahan. Kami minta Kades bertindak tegas, pecat Anip selaku RW,” ucap salah satu warga yang minta namanya dirahasiakan. (Yanto/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed