oleh

Terkait Viralnya Video Sekelompok Pemuda Membawa Senjata Tajam. Ketua Gival : Walaupun Sebatas Postingan Tetap Harus Ditindak

SUBANG – Akhir-akhir ini di berbagai wilayah sering terjadi tindak kekerasan yang dilakukan oleh kelompok anak muda bahkan banyak diantaranya yang masih dibawah umur.

Tidak sedikit postingan video beredar di sosial media terkait kegiatan anak-anak muda membawa senjata tajam yang meresahkan masyarakat.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gival, Daus Kobra mengungkapkan keprihatinannya menanggapi kecenderungan kegiatan anak-anak yang meresahkan bahkan menjurus pada tindakan kriminal.

Daus memperlihatkan sebuah video berdurasi 30 detik yang viral di sosmed, dimana ada sekelompok anak-anak muda yang diduga berasal dari wilayah Patokbeusi mengacungkan senjata tajam dan sambil mengeluarkan kata-kata tantangan untuk kelompok lain di wilayah tertentu.

“Saya menilai hal tersebut jelas-jelas meresahkan masyarakat karena kelompok tersebut mengacungkan senjata tajam dan mencari seseorang atau kelompok di suatu wilayah yang dianggap telah menantang kelompok tersebut,” jelas Daus kepada revolusinews.id, Rabu (24/03/2021).

Menurut Daus tindakan kelompok anak-anak muda dengan bersenjata tajam wajib diamankan petugas karena telah melanggar Undang-undang (UU) Darurat.

“Mereka terancam pasal 2 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara, pasal 160 KUHP ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara, pasal 11 ayat 1 huruf A Perda no 1 tahun 2020 dengan ancaman hukuman paling lama 1 tahun penjara,” ungkap Daus.

Daus berharap kepada jajaran Polres Subang segera bergerak menindak dan mengamankan kelompok yang diduga berasal dari wilayah Patokbeusi yang telah meresahkan masyarakat.

(Wahyudin/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed