oleh

Terkait Biaya PTSL, PJs Kades Jayamukti Diduga Tutup Mata

Keterangan Poto : Ilustrasi

Terkait Biaya PTSL, PJs Kades Jayamukti Diduga Tutup Mata

Karawang, PJs Kepala Desa Jayamukti , Kecamatan Banyusari , Kabupaten Karawang, Yoyo terkesan mendukung kebijakan pungutan biaya PTSL yang diduga tidak sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) tiga Menteri yakni sebesar 150 ribu satu bidang untuk pulau Jawa dan Banten.

Menurut salah satu warga setempat yang meminta namanya tidak disebut, mengatakan, bahwa biaya PTSL di Desa Jayamukti untuk tanah sawah lebih dari 150 ribu.

“Saya ngajuin PTSL untuk sawah, biayanya tidak 150 ribu, tapi lebih besar, cek aja ke yang lain. Entah untuk biaya apa uang sebesar itu,” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi PJs Kades Jayamukti, Yoyo menjelaskan, bahwa terkait biaya PTSL dirinya tidak tahu menahu.

“Taroskeun weh ka panitia PTSL ka Wahyudin + Sekdes Ida Farida. (Tanya saja sama panitia PTSL Wahyudin dan. Sekdes Ida Farida),” jelas Yoyo, Selasa (20/04/2021).

Ironis, Yoyo yang notabenenya sebagai PJs Kades malah menyebut tidak tahu apa-apa, terkesan tutup mata dan telinga.

“Abdi mah PJs Kades Pa, teu terang perkawis PTSL mah. (Saya mah PJS Kades pa. Tidak tahu soal PTSL mah),” kata Yoyo.

Sejatinya sebagai PJs Kades masa tidak bisa meminta info yang sebenarnya dari panitia, bukan lantas menjawab tidak tahu apa-apa. Karena , bila tidak memberikan informasi yang dibutuhkan sama saja tidak menghargai sebagai pimpinan.

“Ya pa tapi kontrak politikna + Pa Lurah Hormat,” kata Yoyo.

Sebagai pimpinan walaupun hanya sementara tentu bisa membuat kebijakan apapun di desa, apalagi yang bersifat bertentangan dengan ketentuan. Karena sebagai Kades mempunyai kewenangan untuk menghentikan persoalan tersebut diatas apabila memang terjadi.

Bila disangkutkan dengan kebijakan kepala desa terdahulu yang habis masa jabatannya, jelas menyalahi. Karena pelaksanannya adalah saat ini, dan bila ada pembiaran, sama saja sebagai PJs kepala desa mendukung perbuatan tersebut. (Yan/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed