oleh

Terkait berita Hoax di Media Sosial, Dirut RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal Saudari Hana Segera Meminta Maaf

Tanjab Barat – Direktur BLUD RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal Dr. H.Elfry Sahril melalui Kabid keperawatan Hartuti, Am kep mengatakan, institusinya tidak anti terhadap kritik. Melalui pelaporan ini, ia ingin mengedukasi masyarakat bahwa menyebarkan hoax merupakan tindakan melanggar hukum.

“Kami melihat di media sosial Grup Pencerahan Tanjung Jabung barat (PTJB) yang dalam pandangan kami mencemarkan nama baik.

RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, sebetulnya tidak anti-kritik. Kami sangat membutuhkan kritik yang membangun untuk kemajuan institusi,” kata Hartuti, Am kep

“Tapi kemudian kalau beritanya hoax, tidak benar, kami juga ingin mendidik masyarakat, mengedukasi bangsa agar jangan melakukan yang tidak pantas,” lanjut dia

Informasi bohong itu menyebutkan sebuah pelayanan yang dikaitkan dengan poli dalam.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait setatus di Facebook serta hoax yang dianggap mencemarkan nama baik institusinya, Hartuti, Am kep kami meminta, kepada saudari hana segara meminta maaf ke pihak RSUD KH Daud Arif sebelum permasalahan ini kami cari dan kami lanjutkan ke ranah hukum,” terangnya. (Pry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed