oleh

Temukan 66 Butir Peluru Tajam, Ini Penjelasan Polres Asahan

Asahan, (HK) – Sebanyak 66 butir peluru tajam yang diduga masih aktif ditemukan oleh dua orang warga saat mencari ikan di aliran sungai asahan, tepatnya di dusun 5 Desa Pulau Raja Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Asahan, Selasa (2/7/2019) sekira pukul 16.00 Wib.

Informasi berhasil dihimpun, amunisi berupa peluru tajam dari senjata api tersebut pertama kali ditemukan oleh Hermansyah (22) dan Irwan (36) warga Desa Pulau Raja pekan yang saat kejadian sedang mencari ikan di aliran sungai asahan dan melihat sesuatu berbentuk kotak seperti peti. Penasaran, lantas kedua pria tersebut mengambil kotak peti yang ditemukan dan setelah dibuka ternyata berisi puluhan butir amunisi aktif berupa peluru tajam.

Mendapat temuan peluru tajam itu lantas kedua pria tersebut melaporkannya kepada Kepala Desa Pulau Raja Pekan dan oleh Kepala Desa hal tersebut dilaporkan kepihak Polsek Pulau Raja, Resort Asahan.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pulau Raja membenarkan perihal penemuan peluru tersebut dan mengatakan peluru tersebut merupakan sisa peninggalan perang dunia ataupun sisa peninggalan Belanda.

” Iya benar, awalnya kita mendapat laporan dari masyarakat dan langsung kita turunkan tim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda B.Simamora kelokasi untuk mengamankan peluru tersebut. Dugaan kita peluru tersebut merupakan sisa perang dunia dulu ataupun peninggalan sisa perang jaman belanda, yang jelas bukan buatan Indonesia karena tidak tertera ukuran kaliber dan pabrik pembuatannya,” Jelas Kapolsek Pulau Raja AKP. AR. Manurung kepada awak media ini.

Terpisah, Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, S.i.K, ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja, S.i.K mengatakan harus ada uji balistik forensik untuk mengetahui jenis peluru tersebut.

“Saat ini kita belum bisa pastikan jenis peluru tersebut digunakan untuk senjata laras panjang atau pendek sebelum kita lakukan uji balistik forensik,” Ujar Ricky menjelaskan.

Lanjut Ricky, ketika ditanya apakah peluru tersebut masih aktif atau tidak, ia mengatakan masih aktif dan pihak Polres Asahan akan melakukan penyelidikan perihal temuan peluru tersebut. (KH).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed