oleh

Tekan Penyebaran Covid-19, Petugas Gabungan Polresta Mataram Kawal Penutupan Mall dan Pusat Pertokoan

MATARAM, (HK) – Polresta Mataram bersama petugas gabungan mengawal penutupan sementara sejumlah mall dan pusat perbelanjaan di beberapa wilayah NTB, Rabu (20/5/2020).

Pengawalan penutupan tersebut melibatkan sedikitnya 57 personil petugas gabungan di antaranya TNI-POLRI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan Kota Mataram. Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik, S.I.P.

IKLAN (X)

Dasar dari penutupan tersebut adalah surat keputusan Gubernur NTB nomor : 003.2-504 tahun 2020 tentang pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi wabah covid-19. Keputusan itu juga diperkuat oleh surat Wali Kota Mataram nomor 510/717/DAG/V/2020 tentang penutupan operasional pusat perbelanjaan dan toko pakaian dalam rangka pencegahan covid-19.

Berdasarkan kedua surat keputusan tersebut, petugas gabungan langsung mengawal penutupan semua pertokoan yang ada di wilayah kota Mataram dengan menunjukannya kepada pemilik dan sejumlah toko pakaian dan sepatu yang akan ditutup.

Beberapa pusat perbelanjaan yang ditutup diantaranya Lombok Epicentrum Mall (LEM), Mataram Mall (Mall lama), Ruby Supermarket, Niaga Supermarket, Lotte Grosir, MGM, Hypermart dan Giant.

Begitu juga dengan toko pakaian yang berada di kota Mataram yang ditutup sementara diantaranya, Rubby, MGM, Galery Fashion, Roxxi, Apollo, Sukses, Niaga, Bandung Collection, Boxi, Giggle Box, Airlangga Fashion dan Heron.

Pihak manajemen dan pengelola toko dihimbau untuk menutup sementara operasional pusat perbelanjaan dan toko pakaian di Kota Mataram Setelah petugas memperlihatkan dasar atau ketentuan yang digunakan untuk menutup sementara.

Akhirnya dengan berat hati namun karena imbauan pemerintah, mereka kooperatif dan bersedia menutup tempat usahanya.

Penutupan ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kompol Taufik, S.I.P selaku ketua tim operasional gabungan tersebut mengatakan, penutupan sementara ini sebagai tindak lanjut keputusan Gubernur NTB dan Walikota Mataram terhadap sejumlah pusat perbelanjaan dan toko pakaian. Tujuannya adalah untuk memutuskan dan menekan penyebaran virus covid-19 dan sebagai warga negara yang taat akan himbauan peraturan pemerintah,” ungkapnya. (IBN)

Mataram (HK ) – Polresta Mataram bersama petugas gabungan mengawal penutupan sementara sejumlah mall dan pusat perbelanjaan di beberapa wilayah NTB, Rabu (20/5/2020).

Pengawalan penutupan tersebut melibatkan sedikitnya 57 personil petugas gabungan di antaranya TNI-POLRI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan Kota Mataram. Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik, S.I.P.

Dasar dari penutupan tersebut adalah surat keputusan Gubernur NTB nomor : 003.2-504 tahun 2020 tentang pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi wabah covid-19. Keputusan itu juga diperkuat oleh surat Wali Kota Mataram nomor 510/717/DAG/V/2020 tentang penutupan operasional pusat perbelanjaan dan toko pakaian dalam rangka pencegahan covid-19.

Berdasarkan kedua surat keputusan tersebut, petugas gabungan langsung mengawal penutupan semua pertokoan yang ada di wilayah kota Mataram dengan menunjukannya kepada pemilik dan sejumlah toko pakaian dan sepatu yang akan ditutup.

Beberapa pusat perbelanjaan yang ditutup diantaranya Lombok Epicentrum Mall (LEM), Mataram Mall (Mall lama), Ruby Supermarket, Niaga Supermarket, Lotte Grosir, MGM, Hypermart dan Giant.

Begitu juga dengan toko pakaian yang berada di kota Mataram yang ditutup sementara diantaranya, Rubby, MGM, Galery Fashion, Roxxi, Apollo, Sukses, Niaga, Bandung Collection, Boxi, Giggle Box, Airlangga Fashion dan Heron.

Pihak manajemen dan pengelola toko dihimbau untuk menutup sementara operasional pusat perbelanjaan dan toko pakaian di Kota Mataram Setelah petugas memperlihatkan dasar atau ketentuan yang digunakan untuk menutup sementara.

Akhirnya dengan berat hati namun karena imbauan pemerintah, mereka kooperatif dan bersedia menutup tempat usahanya.

Penutupan ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kompol Taufik, S.I.P selaku ketua tim operasional gabungan tersebut mengatakan, penutupan sementara ini sebagai tindak lanjut keputusan Gubernur NTB dan Walikota Mataram terhadap sejumlah pusat perbelanjaan dan toko pakaian. Tujuannya adalah untuk memutuskan dan menekan penyebaran virus covid-19 dan sebagai warga negara yang taat akan himbauan peraturan pemerintah,” ungkapnya. (IBN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed