oleh

Tak Pernah Kendor, Darul Mursyid Raih Medali Emas Pada Olimpiade Sains Nusantara (OSN) Tingkat Nasional

TAPSEL (HK) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang sudah di kenal sebagai pesantren yang fokus di bidang sains, tanpa menyampingkan ilmu agama kembali mencatatatkan prestasi terbaiknya pada ajang Olimiade Sains Nusantara (OSN) yang diselenggarakan Lembaga Pelatihan Active Learning Club secara online pada tanggal 20 Februari 2021.

“Menjadi sekolah pencetak juara sains yang berakhlakul karimah merupakan salah satu target utama kami, mengikuti berbagai event olimpiade sains baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional adalah strategi kami untuk mengukur kemampuan peserta didik PDM dalam menekuni disetiap bidang studi yang menjadi pilihan masing-masing anak berdasarkan bakat dan kemampuan mereka masing-masing, yang dapat menambah pengalaman juga sebagai bahan evaluasi dan tolak ukur bagi kami sebagai pesantren yang konsen di bidang sains”, tutur Hendra Irwandi Siregar sebagai Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM, Rabu (24/02/2021).

Sementara itu, Arjun Aripin Lase sebagai guru pembina bidang studi Kebumian PDM mengungkapkan rasa syukur dan turut mengapresiasi pencapaian anak binaanya.

“Alhamdulillah atas perolehan prestasi utusan PDM mewakili Olimpiade Sains Nusantara (OSN), saya selaku pembina sangat bangga atas perolehan prestasi ini. Khusus bidang Kebumian yang menjadi utusan PDM sebanyak tiga orang, dan dua diantaranya dinyatakan sebagai pemenang yakni, Sopi Aura Nisa dan Siti Amanah Pane yang sama-sama peroleh medali emas pada event ini”, ungkap Arjun.

Arjun menambahkan bahwa untuk prosedur pelaksanaan ujian nya, sedikit berbeda dari olimpiade-olimpiade yang sebelumnya kami ikuti. Jika yang biasanya ada tiga babak yakni, babak peyisihan, semi final, dan babak final, lain dengan Olimpiade Sains Nusantara (OSN) ini yang menerapkan prosedur sekali ujian atau kita bilang hanya di babak penyisihan saja sudah dapat ditentukan pemenangnya karena peringkat pemenang adalah berdasarkan nilai tertinggi. Luar biasanya lagi, kedua utusan kita berada pada posisi peringkat satu dan dua nilai tertinggi.

Pada kesempatan yang sama, Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) yang mengelola PDM mengaku sangat bersyukur dan sangat berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya pada Olimpiade Sains Nusantara (OSN) Tingkat Nasional ini, Ia juga tidak lupa menyampaikan harapan baik untuk anak didiknya yang sudah ikut bertanding.

“Syukur Alhamdulillah, anak kami kembali mengukir prestasi pada Olimpiade Sains Nusantara (OSN) baru-baru ini. Ajang olimpiade yang begitu bergengsi yang pastinya di ikuti banyak sekolah-sekolah ternama yang ada di Indonesia ini. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami, karena beberapa olimpiade sains tingkat nasional yang di ikuti peserta didik kami hampir semuanya mencatatkan prestasi. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat (motivasi) belajar bagi seluruh anak-anak kami. Baik yang sudah peroleh prestasi untuk di tingkatkan lagi, maupun yang sedang berjuang memperoleh prestasi”, ungkap Jafar.

Jafar juga terus memotivasi para santrinya agar tetap bersemangat mengikuti event-event olimpiade sains walapun hurus dengan online, karena PDM sendiri turut mendukung dan memenuhi segala kebutuhan sarana dan prasarana untuk pelaksanan olimpiade secara online dimasa pandemic saat ini.

 

“Saya selaku kapten PDM terus memotivasi siswa kami dan juga guru pembina dan pembimbing agar tetap semangat membara dan terus mengikuti event olimpiade sains dimanapun diselenggarakan baik secara langsung maupun online. Sepanjang kompetisinya dinilai objektif dan berkualitas, maka ikuti saja”, tegas Jafar.

Ia juga mengatakan bahwa mereka (PDM) ingin mengangkat derajat pesantren di bidang sains. Mereka ingin buktikan bahwa pesantren juga bisa bersaing dan bahkan unggul dibanding sekolah umum lainnya dalam prestasi sains.

“PDM akan menjadi wakil pesantren pada event-event olimpiade sains. Karena pesantren selalu dianggap sebelah mata jika berkompetisi di bidang sains. Kita harus mengubah paradigma kalau pesantren lemah di bidang sains. Maka Darul Mursyid tampil mewakili pesantren di berbagai events sains, dan Alhamdulillah kami secara berlahan tapi pasti membuktikan pesantren juga bisa bersaing dengan sekolah umum lainnya. Hal tersebut bukan hanya sekedar kata-kata saja, tapi data membuktikan faktanya yakni kami hadir dan telah berulang kali meraih prestasi sains baik ditingkat provinsi, regional dan hingga tingkat Nasional. Kini masyarakat mulai percaya bahwa pesantren ternyata bisa bersaing dan bahkan unggul di bidang sains dibandingkan sekolah umum”, Pungkas Jafar alumni S.3 USM Penang Malaysia ini.

Peliput : Maradotang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed