IKLAN ADS
IKLAN ADS
oleh

Selamat Kepada dan Sukses Mahasiswa STAIN Madina Yang Diwisuda

Panyabungan, (HK) – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina) menggelar dies natalis wisuda kedua bagi 213 orang mahasiswa, Sabtu (21/11) yang berlangsung di kampus baru STAIN Madina

Hadir Ketua Yayasan Pendidikan Madina sekaligus dosen aktif Stain Madina Komisaris Jenderal (Purn) DR H Saud Usman Nasution, Ketua STAIN Madina DR H Torkis Lc D.E.S.S beserta civitas akademik di perguruan tinggi negeri kebanggaan masyarakat Madina itu.

IKLAN ADS

Ketua STAIN Madina Dr H Torkis Lc merasa bersyukur atas wisuda kedua kampus STAIN, ia mengatakan ada peningkatan jumlah mahasiswa/i yang diwisuda.

“Alhamdulillah hari ini Stain Madina mengadakan wisuda kedua strata 1 setelah menjadi Negeri, dibanding pertama saya melihat banyak perkembangan baik dari segi kuantitas dan kualitas. Untuk wisuda pertama kita masih memakai fasilitas Pemda Madina, Alhamdulillah untuk yang kedua ini kita menempatkan di aula gedung baru kampus Stain Madina yang selesai dibangun 2019 kemarin,”

“Dari segi mahasiswa saya rasa tahun ini lebih berkualitas karena banyak peserta wisudanya yang menyelesaikan kuliah delapan semester. Ini adalah prestasi wisudawan yang kedua, kemudian dari segi meriahnya pun tidak bisa kita bayangkan, dari awal kita memberikan aturan bahwa didalam wisuda ini tidak dibolehkan mengundang orang tua, jika mau datang pun cukup 1 orang saja karena masa pandemi covid-19. Tapi itu semua tidak bisa kita larang tepat di hari pelaksanaan, petugas kita sudah berjaga di pintu masuk, namun tidak terkendalikan,” kata Dr Torkis

Saat disinggung terkait pencapaian STAIN menjadi UIN, ia mengatakan harus menempuh berbagai tahapan serta harus menyiapkan persyaratan.

“Sampai saat ini kita sedang melengkapi berkas-berkas menuju IAIN Madina, memang cita-cita untuk menjadikan UIN itu yang pertama tapi kita harus realistis, karena menjadikan UIN itu harus melengkapi persyaratan terutama Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk kualitas dosennya. Sudah ada sinyal dari pusat bahwa STAIN Madina menempuh jalur IAIN dulu baru ke UIN,” tambahnya

Pada wisuda kedua tahun ini, wisudawan terbaik STAIN Madina jatuh kepada Indah Royita Lubis merupakan fakultas Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan jumlah IPK 3,96

Indah merupakan anak ke 2 dari 6 bersaudara. Kedua orang tuanya bekerja sebagai tani di Desa Iparbondar, Panyabungan. Waktu mendaftar kuliah di Prodi PAI pada tahun 2015, saat itu kampus STAIN masih berstatus swasta dengan nama STAIM. Indah menambatkan cita-citanya pada Prodi PAI, karena dia ingin menjadi Dosen PAI kelak.

“Alhamdulillah, ini merupakan jawaban dari doa dan dukungan orang tua saya serta keluarga. Mudah-mudahan ilmu dan nikmat ini semakin berkah. Saya tidak menyangka, karena teman-teman saya juga banyak yang lebih tekun dan aktif,”

“Saya ingin mengabdi di STAIN, saya mengharapkan Doa dari orangtua untuk bisa melanjutkan pendidikan ini sampai S2,” harapnya. (M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed