oleh

Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ringkus Residivis Pengedar Ganja.

Ket.Gambar : Kedua Tersangka Saat Diamankan Di Satres Narkoba Polres Labuhanbatu.(doc./humas)

Labuhanbatu (HK) – Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH melalui Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu,SH.,MH menerangkan tentang keberhasilan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu menangkap dua tersangka Pengedar Narkoba jenis ganja berinisial IPN alias WANCA (38) warga Dusun I Sei Sentosa Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu dan RAS alias IRUL (51) Warga Lingkungan Titi Panjang Negri Lama Kecamatan Bilah Hilir, Minggu Sekira pukul 16.00 wib.(28/02/2021)

Kedua tersangka ditangkap sedang mempaketi daun ganja di rumah yang sengaja disewa Wanca di jalan Adam Malik Kelurahan Padang Bulan Kecamtan Rantau Utara, Labuhanbatu, terang Kasat.

Menurut Kasat Narkoba bahwa Kedua tersangka ini sudah menjadi target dari Satres Narkoba Polres Labuhanbatu setelah dari seminggu penyelidikan yang dipimpin Kanit 1 IPDA Sarwedi Manurung dan Team Opsnal Unit 1 BRIPKA Dedi Ritonga setelah melakukan beberapa kali undercover buy akhirnya pada hari minggu berhasil ditangkap dengan penggerebekan dirumah kontrakan Wanca, beber Kasat pada media, Senin (01/03/2021)

Lanjut Kasat, dari hasil penggeledahan badan dan ruangan, petugas berhasil menyita 6 (enam) bungkus kertas warna coklat berisikan Narkotika jenis ganja seberat 48 gram netto,1(satu) plastik asoy warna biru yg berisikan narkotika jenis ganja seberat 14.5 gram netto,1 (satu) bungkus plastik tembus pandang yg berisikan narkotika jenis sabu seberat 0,01 gram netto -1(satu) buah kaca pirek bekas bakar yg berisikan narkotika jenis sabu seberat 1,56 gramq netto,1(satu) buah bong, 2 (dua) unit timbangan dan 1(satu) unit handphone merk samsung warna biru

Adapun total daun ganja yang berhasil disita yaitu 62,2 Gram dari Kedua tersangka yang mengaku mendapatkan narkotika jenis ganja dari kota Penyabungan (Mandailing Natal) dari seseorang laki-laki yang berinisial A yang merupakan kenalan dari tersangka Wanca.

Tersangka Wanca juga mengakui sebelumnya membeli ganja tersebut sebanyak 10 kg , namun sudah habis dijual ecer ke wilayah Padang Lawas Utara sebanyak 8 kg dan sisanya 2 Kg diecer di wilayah Rantauprapat.

Dari setiap Kg, tersangka menjual /kg seharga 2 juta rupiah dan dari hasil penjualan tersangka mendapat keuntungan sebanyak 4 juta Rupiah.

Bisnis haram ini sudah berulangkali dilakukan oleh Tersangka WANCA sudah 2 (dua) kali berhadapan dengan hukum dalam perkara yg sama ,yaitu pada tahun 2010 menjalani hukuman selama 9 tahun, tahun 2017 selama 4 tahun (dijalani 2 tahun)

Sedangkan tersangka IRUL sudah 2 (dua) kali berhadapan dengan hukum perkara yang kepemilikam daun ganja juga yaitu pada tahun 2010 di vonis 1 tahun 2 bulan dan 2014 divonis 2 tahun (dijalani 1 tahun 4 bulan)

Terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Sub Pasal 111 dan Pasal 112 UU RI no.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara (DR)

Sumber : Humas Polres.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed