oleh

Satpol PP Labuhanbatu Dalam Perang Melawan Covid-19.

Artikel

Oleh : Denny Rizal

Satuan Polisi Pamong Praja adalah salah satu lembaga diluar Polri yang mempunyai tugas melaksanakan fungsi perangkat pemerintah dalam memelihara dan menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban umum.

Sedari dulu kita mengetahui bahwa berdasarkan PP 16 Tahun 2016 tentang peran Satuan Polisi Pamong Praja menurut Bab III adalah menegakkan perda dan perkada, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.

Peran tersebut sangatlah strategis mengingat Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penyidik pegawai negeri sipil dalam memperkuat otonomi daerah dan pelayanan publik didaerah.

Keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja menurut Peraturan Pemerintah ini mengatur mengenai pembentukan dan organisasi, tugas dan fungsi serta wewenang, sumber daya manusia, kewajiban pemerintahan daerah, koordinasi, pembinaan, pengawasan, penghargaan dan pelaporan dan pengaturan kualifikasi PPNS.

Namun semua ini berubah setelah virus korona (Covid – 19) mulai menyebarkan pengaruhnya di Indonesia.
Jatuhnya korban jiwa yang tidak sedikit oleh virus yang meluluh lantakkan dunia termasuk Indonesia.

Kini peran Satuan Polisi Pamong Praja adalah turut mengantisipasi penyebaran virus korona dan membantu terlaksananya tugas pencegahan di Labuhanbatu.

Keadaan ini juga membuat para personil Satuan Pamong Praja terus melakukan himbauan serta selalu menjaga kesehatan dalam menjalankan tugas mulia.

Setiap pencegahan berupa penyemprotan disinfektan diberbagai sarana umum, rumah ibadah, dan pusat pasar menambah banyaknya kegiatan dalam pencegahan Covid-19 yang dilakukan Satpol PP.

Tak sampai disitu, peningkatan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dituntut ekstra cepat tanggap mengantisipasi penyebaran virus, hingga terciptanya masyarakat Labuhanbatu yang tidak terpapar virus tersebut.

Kini Satuan Polisi Pamong Praja berada pada garda terdepan untuk menjalankan setiap amanah yang diberikan Bupati dalam melawan virus Covid-19 yang secara perlahan mulai dipersempit ruang geraknya.

Sejak Tahun 1950 Satuan Polisi Pamong Praja tentunya memberikan pelayanan Kepada Kepala daerah dengan prinsip tepat guna dan tepat waktu, sehingga mampu melawan virus Covid-19 secara berkesinambungan. (Artikel 30/03/2020)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed