oleh

Saber Pungli Datangi Desa Sumurgede, Ini Kronologinya

KARAWANG // HK JABAR – Kedatangan tim Saberpungli Jabar ke Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang , pada hari Jumat (6/11/2020) ternyata bukan tidak ada sebab.

Pasalnya, sebelum tim Saber Pungli datang, diantara warga setempat selaku penerima dana bantuan sosial tunai (BST) Pertanian terdampak virus Covid-19 merasa tidak terima atas kelakuan oknum perangkat desa yang memungut uang BST Pertanian usai pencairan.

Sehingga hal ini, selain ramai menjadi pemberitaan diberbagai media online dan cetak, juga berujung pada pelaporan.

Dimana sebelumnya, oknum perangkat Desa Sumurgede telah melakukan pungutan uang sebesar 300 hingga 500 ribu kepada masing – masing penerima manfaat.

Berita acara/surat pernyataan.

Namun setelah ramai diberitakan, alhasil uang pungutan itu dikembalikan kembali, bahkan penerima bantuan sebelum mendapat uang pengembalian itu diharuskan menandatangani surat pernyataan yang dibuat pihak desa diketahui oleh kepala Desa Sumurgede.

Tentu hal ini menjadi lebih jelas, bahwa oknum pemerintah desa Sumurgede telah melakukan perbuatan melawan hukum yakni dugaan pungutan liar alias pungli.

Sebelumnya Jae warga Desa Sumurgede Rt 002 menjelaskan, ada proses yang tidak wajar dalam pencairan BST Pertanian itu, “Dusun 5 total jumlah penerima BST Pertanian ada 110 kepala keluarga, tapi yang di cairkan hanya 45 kepala keluarga, sisanya kemana,” ucap Jae penuh tanya.

Dikatakan Jae, bisakah bantuan BST Pertanian tersebut dicairkan oleh pihak ketiga tanpa ada persetujuan dahulu dari atas nama pihak penerima bantuan, kenapa juga ada surat kuasa dan domisili, dan ada juga uang pungutan dengan dalih uang jasa, yang jumlahnya pareatif mulai dari 200 ribu hingga 500 ribu untuk satu penerima bantuan.

“Makanya setelah diadakan musyawarah, kami sepakat untuk melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian yaitu Polda Jabar. Dengan harapan pihak kepolisian segera membongkar persoalan ini,” katanya.

(Sul/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed