oleh

Ratusan Massa AGSPR Melakukan Aksi di DPRD dan Polda NTB

MATARAM (HK). Ratusan massa Aliansi Gerakan Sosial Peduli Rakyat (AGSPR) mengelar aksi demonstrasi di Depan Gedung DPRD dan Mapolda NTB, Senin (10/08/2020). Aksi dimulai sekitar pukul 11.00 Wita mendapat pengawalan ketat dari kepolisian.

Pantauan di Gedung DPRD NTB, massa AGSPR membawa sejumlah spanduk dan pamplet yang bertuliskan ‘Jangan Memecah Belah Bangsa Dengan Menebar Ujaran Kebencian dan minta Polisi segera memproses H. Najamudin sesuai hukum yang berlaku.

H. Najamudin Mustofa merupakan Anggota DPRD Provinsi NTB asal Lombok Timur (Lotim) diduga telah menghina Presiden RI, Joko Widodo melalui media sosial. Presiden adalah kepala Negara tidak pantas dihina, karena itu Najamudin harus di hukum sesuai hukum yang berlaku di NKRI ini”, teriak masa AGSPR.

Setelah massa melakukan orasi, Ketua DPRD, Isvie Rupaida dan Wakil Ketua DPRD H Muzihir menerima perwakilan massa 16 orang untuk shearing atau diskusi di dalam ruangan. Massa aksi perwakilan meminta agar Ketua DPRD NTB dan Badan Kehormatan Dewan untuk memanggil dan menindak H Najamudin Mustofa yang dianggap menghina Presiden melalui media sosial.

Menanggapi permintaan massa, Ketua DPRD mempersilahkan keberatan massa untuk ditindaklanjuti ke proses hukum, karena ini bukan ranah kami. Kalau diproses hukum silahkan dilaporkan ke pihak Kepolisian’’, ucap Isvie.

Kemudian massa aksi melanjutkan aksinya di depan Mapolda NTB dengan menyampaikan tuntutannya ke Polda NTB untuk memproses anggota DPRD Provinsi NTB, H Najamudin Mustofa sesuai dengan ketentuan yang berlaku atas tindakannya yang sudah terang-terangan membuat ujaran kebencian, berita hoax serta menghina Presiden RI melalui media sosial.

Setelah menyampaikan aspirasi dan tuntutannya massa aksi membubarkan diri dengan aman dan tertib.(ibn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed