oleh

Radhitiya Wicaksana Raih Juara I Individu Accounting Competition se-Sumatera

Keterangan foto: Radhitiya Wicaksana Raih Juara I Individu Accounting Competition se-Sumatera, yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas

TAPSEL (HK) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di desa Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan kembali menorehkan prestasi pada ajang Kompetisi Akuntansi Siswa SMA/SMK/MA se-Sumatera yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas pada 6 dan 8 Februari 2021 secara daring. Demikian disampaikan Hendra Irwandi sebagai Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM, Rabu (10/02/2021).

Accounting Competition diadakan guna meningkatkan sumber daya manusia khusus di bidang akuntasi. Karena akuntansi merupakan salah satu bidang ilmu yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan kecil, menengah maupun besar yang juga sangat berpengaru untuk kemajuan perusahaan tersebut, hal inilah salah satu yang melatarbelakangi di adakannya kompetisi akuntansi ini dengan tema “Challenge Your Accounting Skill and Build Your Interest To be A Future Accountant.

Accounting Competition –Siswa terdiri dari dua kategori yaitu individu dan tim. Namun, yang kita ikuti hanya satu kategori saja yakni kategori individu tegas Hendra. Ia juga menyinggung secara singkat proses pelaksanaan Individu Accounting Competition sehingga mengeluarkan siswa utusan PDM sebagai juara satu.

“Kompetisi Akuntansi siswa/i jenjang SMA/MA/ dan SMK se-Sumatera yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas dengan beberapa ketentuan yakni pertama jumlah peserta yang ikut bertanding untuk kategori individu sebanyak 170 orang. Kedua: dalam kompetisi ini dibagi menjadi tiga babak yaitu babak penyisihan yang dilaksanakan secara daring dengan media ilearn dengan jumlah soal sebanyak 50 jenis pilihan ganda yang komposisi soal didalamnya 20% bahasa inggris dan 30 peserta dengan nilai tertinggi yang melanjutkan ke babak berikutnya.

Kedua Babak Semi final, pada babak ini peserta mengerjakan soal sebayak 15 soal jenis isian singkat dan soal berupa blank case, komposisi soal juga 20% dalam bahasa inggris dan lima orang peserta terbaik lanjut ke babak final. Ketiga babak final, babak ini dibagi lagi menjadi dua sesi yakni Accounting Cyle dan Mystery Questions. Accounting Cyle adalah sesi dimana peserta mengerjakan satu soal berbentuk siklus akuntansi, sedangkan Mystery Questions adalah sesi cerdas cermat dengan ketentuan yang cukup menarik juga, dimana jika jawaban benar peserta mendapat skor 20, juka kurang tepat skor ditentukan juri, jika salah akan di lempar kepada peserta lain. Alhamdulillah proses kompetisi berjalan lancar utusan kita Radhitya Wicaksana peroleh prestasi sebagai juara I Individu Accounting Competition se-Sumatera, akhir Hendra penuh syukur dan bangga.

Pada kesempatan yang sama Ahmad Suhaeli Pulungan sebagai Wakil Direktur Bidang Akademik juga turut memberi apresiasi atas pencapaian siswanya pada event bergengsi ini serta harapan atas pencapaian anak didiknya.

“Alhamdulillah Wasyukurillah lagi-lagi ananda kami Radhitiya Wicaksana menyumbangkan prestasi terbaiknya, untuk mengharunkan nama baik PDM di Sumatera ini. Luara biasa, baru-baru ini Radhitiya juga peroleh prestasi sebagai juara satu bidang studi Ekonomi tingkat Provinsi Sumatera Utara pada event KSMO (Kompetisi Sains Madrasah Online), juara satu pada Olimpiade Akuntansi (OLSI) se-Sumatera. Perolehan prestasi ini membuktikan bahwa prestasi siswa-siswa PDM konsisten bahkan meningkat lagi. Kami sangat bangga atas konsistensi prestasi ananda, semoga prestasi demi prestasi yang ananda peroleh dalam bidang Akuntansi bisa menjadi batu loncatan untuk mencapai cita-cita mulia ananda di hari kelak ungkap Suhaeli penuh harap”.

Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga(Yaspenhir) juga mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi demi prestasi yang diukir oleh anak didiknya. “Subhanalloh, prestasi demi prestasi yang ditorehkan anak didik kami diberbagai event baik di dalam provinsi Sumut maupun diluar provinsi Sumut sangat membanggakan bagi kami sebagai pembina, pengasuh, juga pendidik di PDM ini. Dan yang paling utama, juga membanggakan orangtua siswa kami. prestasi ini merupakan bukti hasil kerja keras ananda yang mampu peroleh juara-juara dalam berbagai event olimpiade bergengsi. Semoga prestasi ini bisa menambah semangat belajar ananda untuk bisa terus mengharumkan nama baik PDM, dan yang paling utama adalah konsistensi prestasi ananda di berbagai event kedepan,”ujarnya

Disamping itu, Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA juga terus memotivasi siswanya agar terus mengikuti event-event olimpiade dimanapun dilaksanakan. Karena menurutnya pengalaman itu penting dan juga sebagai bahan evaluasi dan tolak ukur bagi mereka sebagai pesantren yang bertekad untuk meraih banyak prestasi. “Saya selaku kapten PDM terus memotivasi siswa kami dan juga guru pembina agar tetap semangat membara dan terus mengikuti event olimpiade dimanapun diselenggarakan. Sepanjang kompetisinya dinilai objektif dan berkualitas, maka ikuti saja. Karena dengan mengikuti banyak event-event olimpiade bisa menambah pengalaman berharga bagi siswa-siswa PDM juga guru-guru pembina untuk evaluasi dengan tujuan meningkatkan prestasi-prestasi yang lebih besar kedepannya pungkas Jafar mengakhiri.

Peliput : Maradotang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed