oleh

Prestasi Darul Mursyid Semakin Bersinar di Tingkat Nasional

Keterangan foto: (kiri-kanan) Ahmad Riyan Syaifullah, Khairunnisa Fitri Nasution, M.Thariq Aulia Rahman, Raihan Anugrah merupakan siswa/i Darul Mursyid yang peroleh prestasi gemilang pada event Olimpiade Sains Insonesia (OSI) tingkat Nasional 2020.

TAPSEL (HK) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan kembali menorehkan prestasi sainsnya pada event Olimpiade Sains Indonesia (OSI) tingkat Nasional yang diselenggarakan pada 13 s/d 20 bulan ini (Desember) secara online.

OSI adalah sebuah event kompetisi akhir tahun dengan system bertahap yang diselenggarakan oleh Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI) untuk memfasilitasi siswa-siswi agar tetap berprestasi dan menjadi sarana evaluasi kemampuan siswa. Demikian disampaikan Hendra Irwandi sebagai Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM, Senin (28/12/2020).

Ia juga menyatakan hal-hal yang melatar belakangi POSI agar tetap menyelenggrakan event kompetisi sains meskipun masih di tengah pandemic saat ini.

“Kompetisi ini dibuat untuk mendorong siswa tetap berupaya melakukan usaha pendidikan di tengah pandemic Covid-19. Diupayakan dengan adanya kompetisi ini (CBT), siswa/I tetap dapat belajar dan berprestasi di tengah pandemi ini. Dan juga dengan event ini , diharapkan siswa/i Indonesia lebih bisa mempersiapkan diri di ajang kompetisi Sains Nasional tahun ini maupun di tahun yang akan datang, tambah Hendra.

Tidak lupa, Hendra juga menjelaskan selain alur pelaksanan OSI juga mekanisme OSI dan penentuan juara OSI.

“OSI yang berlangsung tahun ini ada sepuluh bidang studi yang diperlombakan yakni, Fisika, Matematika, Biologi, Bahasa Inggris, Geografi, Astronomi, Kimia, Kebumian, Komputer dan Ekonomi. Sedangkan untuk mekanisme pelaksanaan terdiri dari babak penyisihan dan final. Lebih menarik lagi, hasil dari babak penyisihan terdapat dua kategori yakni, ranking Nasional dan perwkila provinsi. Peserta yang masuk kategori Ranking Nasional iyalah peserta memperoleh nilai tertinggi 1 s.d 66 per bidang pada seleksi OSI penyisihan, sedangkan kategori perwakilan provinsi iyalah peserta yang peroleh nilai tertinggi per bidang diluar ranking nasional,” lanjut Hendra.

Dari beberapa tahapan OSI yang kita ikuti, Alhamdulillah memperoleh hasil yang memuaskan yakni kita peroleh empat medali dari empat bidang studi yang berbeda ungkap Hendra sambil merincikan perolehan medali peserta didiknya.
“Muhammad Thariq Aulia Rahman raih medali Emas bidang studi Matematika, Raihan Anugrah raih medali Emas bidan studi Astronomi, Khairunnisa raih medali Perak bidang studi Biologi, Ahmad Rian Syaifullah raih medali Perak bidang studi Komputer”.

Pada kesempatan yang sama Yusri Lubis sebagai Direktur PDM, meyampaikan ucapan syukur dan bangganya sekaligus apresiasi atas keberhasilan memperoleh prestasi gemilang di event olimpiade sains tingkat nasional baru-baru ini.

“Alhamdulillah… selamat kepada ananda kami yang untuk kesekian kalinya mengharumkan nama baik Psantren Darul Mursyid di kancah Nasional. Prestasi ini juga sebagai bukti bahwa kita PDM sebagai pesantren sains yang menjaga konsistensi prestasi terkhusus di bidang sains,” ungkap Yusri.

Ia juga menyatakan penuh syukur dan bangga atas perolehan prestasi-prestasi dari berbagai event di akhir tahun 2020 ini.

“syukur Alhamdulillah, walaupun ruang lingkup gerak kita sedikit menyempit karena pandemic yang sedang menimpa Negeri ini, namun dalam hal prestasi kita tetap bisa mengikuti event olimpiade secara daring untuk tetap menjaga konsistensi prestasi peserta didik kami dan sebagai salah satu langkah evaluasi diri untuk peningkatan prestasi kedepannya. Hal ini dibuktikan dengan banyak event olimpiade yang tetap kita ikuti baik tingkat kabupaten,provinsi dan nasional yang Alhamdulillah bisa meraih prestasi-prestasi yang membanggakan, salah satunya juara satu Olimpiade Akuntansi (OLSI) Se-Sumatera, Juara dua Math And Logic Competition (MLC) tingkat Nasional, Prestasi di KSMO dan banyak lagi ahirnya penuh semangat.

Pada waktu yang berbeda Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA jebolan S.3 USM (Universitas Sians Malaysia) sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) ) juga mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi demi prestasi yang diukir oleh anak didiknya. Ia juga terus memotivasi para santrinya agar terus mengikuti event-event olimpiade sains walaupun harus dilaksanakan secara online. Karena menurutnya pengalaman itu sangat penting karena bisa menjadi bahan evaluasi dan tolak ukur bagi mereka sebagai pesantren yang konsen di bidang prestasi sains.

“Subhanalloh, prestasi demi prestasi yang ditorehkan anak didik kami diberbagai event tingkat nasional semakin banyak. Ini merupakan bukti hasil belajar keras mereka selama ini, walaupun harus pelaksanaanya secara online tidak mematahkan semangat mereka untuk tetap tanding. Karena kami sebagai unsur pimpinan selalu memotivasi dan memberi dukungan penuh kepada mereka, peserta didik kami. Hal ini dibuktikan dengan pemenuhan sarana dan prasaran juga fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran dan kesuksesan event olimpiade secara online ini, mulai dari pemeriksaan kelancaran jaringan, computer yang digunakan sampai pada kesehatan jasmani dan rohani peserta juga kami kondisikan dengan sebaik-baiknya,” jelas Jafar.

Jafar juga menargetkan bahwa PDM harus bisa menjadi yang terbaik disemua event olimpiade sains. Karena menurutnya PDM secara tidak langsung menjadi wakil atau duta pesantren di bidang prestasi sains.

“menjadi utusan secara resmi atau tidak, PDM telah menjadi warna tersendiri di semua event yang diikutinya. Karena komitment kami mengikuti event olimpiade sains yang pada umumnya bersaing dengan sekolah umum lainnya yang unggul di bidang sains. Alhamdulillah kini PDM telah menjadi salah satu pesantren paling aktif mengikuti olimpiade sains dan mampu memperoleh prestasi. Satu hal penting yang kami tanamkan bahwa meraih prestasi itu harus dan menjaga konsistensi itu wajib,” Pungkasnya.

 

Peliput : Maradotang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed