oleh

Praktek Perdukunam Menurut Praktisi Hukum Islam Angkat Bicara

 

PURWA KARTA | HK JABAR

Menurut Salasatu Praktisi Hukum Islam, dari wilayah Sempur Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Haqie Anna Zili menuturkan Selasa (29-9-2020) pada awak media, menurut dia dengan banyaknya oknum
Praktek perdukunan dan menimbulkan korban material dikalangan masyarakat serta telah jadi tayangan media massa memuat hal-hal mistis seperti perdukunan dan peramalan yang meskipun diperuntukkan untuk hiburan atau sekedar permainan namun merupakan tindakan pembodohan dan bisa membawa masyarakat pada perbuatan syirik,”
Ujar nya.

Lanjut, Haqie. Sebetulnya dalam islam ada ilmu hikmah dimana perbedaannya ilmu hikmah ini penuh dengan bacaan Kitab Suci Al-qur’an dan Sholawat serta jelas sanad gurunya akan tetapi mungkin dengan zaman seperti ini banyak oknum dukun dengan tidak di dasari hukum islam alias menyeleweng dari syariat islam karena memang tidak ada sanad ilmu/gurunya.

Dalam Kitab Syamsul Ma’arif Al-Kubro, Karya Syeikh Ahmad bin Ali al-Buni menjelaskan berbagai macam rajah, ilmu simbol, do’a mantra, ilmu huruf, ilmu angka, wafaq, serta fungsi dan kegunaannya bagi yang memakainya. Karya tersebut masih dijadikan rujukan dan diajarkan di pesantren-pesantren tradisional di Jawa hingga kini. Adalagi dalam Kitab Khozinatul Asror, kitab ini membahas ilmu hikmah tentu saja selalu di pelajari kalangan santri dan para kyai.

Jelas itu menjerumus dalam syirik atau menyekutukan Allah SWT atas penuh kepercayaan kepada barang, dan kasus ini bisa termasuk penipuan serta bisa masuk ranah hukum pidana.

Oeh karana itu masyarakat perlu waspada dan jangan terbujuk oleh iming
iming seperti merah delima (MD) kalaupun bisa memperkaya kenapa
tidak dipakai sediri saja tanpa harus menipu. Masayarakat perlu juga waspada dengan bujukkan mereka karena
Jaringan mereka tidak menutup kemungkinan banyak di sekitarkita untuk mecari korban lainnya dan setelah dapat korban terus tidak
Jelas keberadaannya”, Pungkas nya
(Asep Coklat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed