oleh

Polres Karawang Gelar Operasi Pekat Lodaya

Polres Karawang Gelar Operasi Pekat Lodaya

Karawang, – Dalam rangka menjelang bulan suci Ramadhan 1442 H, Polres Karawang melaksanakan Operasi Pekat Lodaya 2021 yang digelar serentak diseluruh Jawa Barat.

Operasi Pekat Lodaya sendiri berlangsung selama 10 hari dimulai dari tanggal 4 sampai 13 April 2021 dengan sasaran penyakit masyarakat antara lain perjudian, prostitusi, kejahatan jalanan atau geng motor, perdagangan miras dan Premanisme.

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putera menyampaikan, agar dibulan suci ramadhan umat muslim bisa menjalankan ibadahnya dengan aman dan lancar, Polres karawang bekerjasan dengan Kodim 0604/Karawang dan Pol PP membersihkan penyakit masyarakat.

“Dengan upaya yang dilakukan berharap pelaksanaan ibadah puasa bisa berjalan aman dan lancar,”kata Kapolres, Senin (12/4/21).

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Karawang, dalam situasi pandemi tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah khususnya di tempat ibadah.

Dari Operasi tersebut berhasil diamankan 59 orang yakni 19 orang pelaku prostitusi, 23 orang pelaku perjudian (Togel, Judi Online, Dadu dan Sabung Ayam), 4 orang pelaku kejahatan jalanan (Curanmor), 13 orang pelaku premanisme.

Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain uang tunai Rp. 4.106.000, 4 buah Kunci kontrakan, 1 buah kunci kontak, 3 bungkus alat kontrasepsi, 3 buah dadu,2 ekor ayam aduan, 1 sekat aduan,3 buah jam dinding, 1 buah alat pengocok dadu, 1 lembar alas permainan dadu, 16 lembar kupon togel,2 buah buku rekap, 7 buah Handphone,2 buah tas, 31 unit R2, 1 lembar STNK,7 buah kunci letter T, 1 buah linggis,2 buah pahat dan 1000 botol miras.

Pasal yang disangkakan untuk prostitusi dikenakan Pasal 296 atau 506 KUHP dengan ancaman 1 tahun 4 bulan kurungan penjara, untuk perjudian dikenakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun kurungan penjara, Pasal 303 BIS KUHP dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara, Pasal 27 ayat (2) UU ITE dengan ancaman 6 tahun kurungan penjara, untuk pelaku curanmor dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara dan untuk pelaku premanisme dikenakan Pasal 351 KUHP dan pasal 170 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 kurungan penjara. (Bolenk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed