oleh

Polres Karawang Gelar Apel Pasukan Ops.Lodaya, Ini Kata Bupati Cellica

Polres Karawang Gelar Apel Pasukan Ops.Lodaya, Ini Kata Bupati Cellica

Karawang – Kepolisian Resor (Polres) Karawang menggelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021, dengan inspektur upacara Bupati Karawang Hj. dr. Cellica Nurrachadiana, bertempat di lapangan Mako Polres Karawang, Rabu (5/5/2021).

Apel gelar pasukan dihadiri oleh Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, Ketua DPRD Karawang Pendi Anwar, Kajari Karawang Rohayati, Ketua Pengadilan Negeri Karawang Rustanto, Kasatpol PP Kab Karawang Asep Wahyu, Pasi Ops Kodim 0604 Karawang Kapt. Inf. Joko Siswoyo, Dansub Denpom Karawang Lettu Cpm I Made Astawan, Sekretaris FKUB Kabupaten Karawang Asep Jaelani, dan PJU Polres Karawang.

Apel gelar pasukan melibatkan 1 Regu Subden Pom Karawang, 2 Regu Kodim 0604 Karawang, 2 Regu Sat Brimob Polda Jabar, 1 Ton Sat Lantas Polres Karawang, 1 Ton Dalmas Polres Karawang, 1 Ton Gabungan Polsek Jajaran, 1 Ton Gabungan Intel dan Reskrim, 2 Regu Sat Pol PP Kabupaten Karawang, 2 Regu Dishub Kabupaten Karawang.

“Operasi ketupat ini dilaksanakan dari tingkat Mabes hingga tingkat Polres, dan apel ini merupakan untuk memastikan kesiapan personil dan kelengkapan lainnya yang mendukung suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat, larangan mudik ini merupakan pelaksanaan kedua kalinya, sebelumnya telah dilaksanakan pada Tahun 2020,” ucap Bupati dalam amanatnya.

Menurut Bupati, pelarangan mudik ini merupakan antisipasi meningkatnya Covid-19. Seperti telah diketahui bersama, di India terjadi lonjakan Covid-19 pasca dilaksanakan ibadah keagamaan dan meningkatan aktivitas masyarakat akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri, hal tersebut dapat menimbulkan kerawanan seperti kemacetan, gangguan Kamtibmas dan meningkatnya penyebaran Covid-19.

Adapun tujuan dari Operasi ketupat ini adalah menciptakan rasa aman, nyaman bagi masyarakat serta tidak terjadi penyebaran Covid-19 yang masif.

“Sehingga kita ketahui bersama, banyak masyarakat yang telah curi start untuk mudik sebelum pelarangan mudik. Kita berharap tidak terjadi peningkatan penyebaran Covid-19, dan lakukan patroli secara besar di sentral perbelanjaan dan pusat keramaian masyarakat, dengan memberikan sanksi kepada pelanggar,” tegas Bupati.

(Bolenk/Ahmad)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed