Pimred Harian Kriminal Jabar Bagikan Ilmu Menjadi Jurnalis Beretika

oleh

 

PURWAKARTA, JAWA BARAT – Profesi Jurnalis atau Wartawan punya potensi besar di tengah perkembangan jaman.

Kendati demikian, bagi siapa pun yang punya minat untuk melakoni Profesi ini tentu harus belajar menjadi seorang jurnalis yang baik dan beretika.

Pada acara rapat kerja (Raker) pertama media hariankriminal.com wilayah jawa barat, Selasa (13/08/2019) bertempat di RM Polomie Jln. RE. Marta Dinata No 80 Purwakarta, dihadiri beberapa Biro dan Wartawan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, Irwanto selaku Pimpinan Redaksi Harian Kriminal Jabar memberikan tips untuk menjadi jurnalis yang handal, dan beretika.

Menurut dia, ada dua pegangan yang harus dipatuhi oleh setiap jurnalis dalam menjalankan tugasnya yakni Undang-undang Pers dan Kode etik Jurnalistik.

“Minimnya pengetahuan dan Intelektual berdampak pada kualitas Jurnalis. Sementara kualitas menjadi tolak ukur Propesional seorang Jurnalis,” ungkapnya, Selasa (13/08/2019).

Sebagai wartawan Harian Kriminal kata Irwanto, harus mampu ber Methamorfosa jangan ber Retorika. Konseptual berpikir dan menerima informasi yang akan di torehkan ke dalam sebuah tulisan tidaklah mudah, karena karya tulis jurnalis harus mengutamaan unsur tata cara yang meliputi 5W+1H.

“Peran Pers dalam membangun instrumen dan gaya bahasa penulisan dalam kajian jurnalistik tidak lepas dari Kode Etik Jurnalis (KEJ),” jelasnya.

Dalam isi sebuah penulisan berita terkadang masih banyak kesalahan baik dalam penataan alur berita, cara penulisan kata atau kalimat seringkali di singkat, dan sering kali terkesan mengarah pada Objec kesalahan, bukan pada Subjec permasalahan.

“Maka harus lebih teliti, dan terus belajar, sehingga kita sebagai waratawan harian kriminal tidak malu-maluin,” pungkas Irwan.

Sementara itu Pimpinan Perusahaan Harian Kriminal Jabar, Ahmad Syah menyampaikan, Wartawan Harian Kriminal harus benar-benar mampu menunjukkan jati dirinya sebagai Awak Media Harian kriminal, santun dan beretika, disiplin, berwawasan luas, jujur dan Indpendent.

“Punya naluri ingin tahu yang tinggi, menguasai bahasa yang baik. Sering dijumpai wartawan yang tidak mampu menulis secara jelas, melainkan berputar-putar dengan bahasa membingungkan, bahkan ada juga wartawan yang tidak mau menulis,” katanya.

Oleh sebab itu diharapkan kepada para Kepala Biro juga wartawan yang hadir pada acara ini hendaknya tidak meninggalkan kaidah-kaidah jurnalistik sebagai karakter jurnalis yang mengedepankan intelektual human.

“Sehingga Harian Kriminal mampuh menjalankan amanah Pers Indonesia yang Independen,” tutupnya. (Andri/Suhata/HK)

One thought on “Pimred Harian Kriminal Jabar Bagikan Ilmu Menjadi Jurnalis Beretika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *