oleh

Pengelolaan Lahan Parkir Pasar Citeko Diduga Bermasalah Dikelola Pihak Ketiga

 

PURWAKARTA | HK JABAR

Menurut salah satu warga di wilayah Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta inisial, H,KM. menuturkan pada awak media beberapa waktu lalu, menurutnya pengelolaan lahan parkir sudah berlangsung beberapa tahun ini yang dikelola oleh pihak ketiga, dan katanya orang luar dari Kabupaten Purwakarta kini bermasalah dan diduga sedang di tangani oleh Inspektorat.

Setoran dari hasil retribusi yang mencapi 30 juta per bulan itu konon katanya belum diberikan ke pihak ketiga karena orang tersebut tidak mau hadir baik membahas permasalahannya sebagai bentuk pertangungjawaban dalam pengelolaan, baik untuk perawatan pintu masuk parkiran kedalam pasar citeko yang kini dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa ada perbaikan,” ujarnya

Sebelumnya Selasa (22/09/2020) media ini coba mendatangi dua intansi pemerintah yang berkaitan dengan permaslahan tersebut yakni Inspektorat Daerah Dan Dinas Perhubungan, akan tetapi keduanya seolah enggan memberikan penjelasan terkait pengelolaan pasar citeko ini, dan terkesan saling lempar.

Selanjutnya mencoba kembali menemui Kasie UPTD Parkir yang ada di Dinas Perhubungan Suherman, menurutnya dirinya, tidak ada kebijakan, yang ada kebijakan adalah Kadis, serta permasalah ini sudah di audit oleh Inspektorat, hasil dari audit sendiri kita tidak tau, kita disini hanya dalam segi pengawasan saja,” jelasnya.

Inspektorat sendiri melalui Irban Empat Drs.Teddy Iskandar menjelaskan, terkait pengelolaan dan pemasukan pasar citeko saat ini sedang dalam proses audit, akan tetapi hasil dari audit sendiri belum ada, yang kami audit adalah Dishub untuk mencari bahan bahan kelapangan, dasaranya kita lihat dari peng SPJan ataupun aturan aturan yang ada Disshub, Seenin (28/09/2020).

Selain itu kami telah memanggil pihak ketiga sebagai pengelola, kami meminta data pemasukan dan penggunaannya untuk apa saja, kami berikan tengganh waktu pada awal minggu pertama dibulan Oktober untuk memberikan data tersebut kepada kami.

“jika sampai batas waktu masih belum bisa memberikan data yang kita minta, maka apa yang kita temukan dilapangan dan kita konfirmasikan ke pihak dishub maka itu yang akan dijadikan laporan hasil pemeriksaan, mudah-mudahan setelah data terkumpul di pertengahan bulan depan bisa diketahui hasil audit,” sambungnya.

Wartawan : Asep Coklat / ABerry

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed