oleh

Penerima Bantuan Kecewa, Uang 600 Ribu Diduga Dipotong

PURWAKARTA | HK JABAR –
Menurut sala satu warga Desa Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, inisial YN kepada wartawan mengatakan, dirinya telah menerima bantuan uang sebesar 600 ribu yang diambil langsung dikantor pos Plered. Namun setelah itu, ia dipanggil kekantor desa dan uang itu diminta kembali.
“Setelah ngambil uang saya dipanggil kedesa, lalu uang 600 ribu dipinta 500 ribu oleh orang desa. Jadi saya hanya nerima 100 ribu, alasannya karena saya sudah nerima bantuan serupa,” ungkapnya, Rabu (20/05).
Dia mengatakan, tidak mempersoalkan bila tidak boleh menerima bantuan dua kali. Tapi Ia menambahkan, bantuan kedua itu bukan kemauannya, tapi karena masuk dalam data tersebut.
“Kalau gak boleh tidak masalah. Tapi itu bukan kemauan saya. Harusnya uang itu dikembalikan lagi ke negara. Dan datanya dicoret, agar tidak muncul lagi,” katanya.
PJs kepala Desa Citeko Nunu, saat dikonfirmasi lewat sambungan handphone nya menjelaskan, bahwa uang 500 ribu itu diberikan kepada warga lain yang belum mendapat bantuan.
“Diberikan kepada warga yang belum Nerima. Karena banyak dobel data, bukan diciteko aja. Dan ini sudah menjadi kesepakatan,” singkatnya.
(Asep coklat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

  1. Semua kelurahan harus diusut bahkan kecamatan Tegalwaru juga saya setuju akal akalan aparat desa juga memusingkan masa yang sudah mati lama saja dapat jompo di depan mata kaga kebagian

News Feed