oleh

PEMERINTAH KABUPATEN DOMPU RAKOR PENEGAKAN PERTOKOL COVID19 MENJELANG PILKADA

DOMPU ( HK) – Dalam rangka Penegakan Hukum Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 menjelang Pemilu Kepala daerah pada 9 Desember 2020 mendatang, sejumlah unsur di wilayah Kabupaten Dompu menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan sejumlah pihak di aula Polres Dompu, Sabtu.( 20/09/2020).

Hadir dalam Rakor tersebut, yakni Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, Ketua DPRD Andi Bachtiar, A. Md. Par, Kepala Kejari M. Abeto. H, S.H., M.H Dandim 1614 Letkol INF. Ali Cahyono, S. Kom, Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, S.H, S.I.K, Kabag Ops Kompol Nusra Nugraha, SH, Kasat Intelkam IPTU Makrus, S. Sos , Asisten III Sekda Dompu Drs. H. Gazia Mansyuri, M. Ap, Ketua KPU Drs. Arifuddin, Ketua Bawaslu Drs. Irwan Kepala Dinas Kesehatan Maman, S.KM, Kepala BPBD Jufri ST, M. Si, Bakal Calon Wakil Bupati Dompu H. Ichtiar, Masing-masing ketua Parpol, Partai Pengusung dan ketua tim sukses

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, S.H, S.I.K mengatakan bahwa Rakor Tersebut bertujuan untuk membuat komitmen agar dalam pelaksanaan Pilkada untuk patuh kepada protokol kesehatan Covid-19 seperti Menggunakan Masker, Menghindari Kerumunan dan Mencuci Tangan Dan Masing-masing Bapaslon harus bertanggungjawab terhadap pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh partai pendukung maupun simpatisan,” tegas Kapolres.

Kegiatan tersebut dilakukan juga untuk menyamakan persepsi dan menjadi pemikiran bersama agar tidak ada lagi kluster yang baru, khususnya di Kabupaten Dompu dan mencegah penyebaran covid19. Mari bersama-sama bersinergi dengan mentaati peraturan protokol kesehatan, melakukan himbauan, sosialisasi untuk menekan rantai penyebaran Covid-19 dengan melakukan patroli gabungan dan operasi yustisi”, himbaunya.

Berdasarkan Perbup Nomor 39 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019, serta dasar hukum lainnya seperti Undang-undang kesehatan dan juga Instruksi Presiden RI, TNI/Polri bekerja secara profesional dan bekerja berdasarkan Undang-undang.

Lanjut oleh Kasat Intelkam IPTU Makrus, S. Sos memaparkan, perkiraan Intelijen kerawanan Kamtibmas pada saat Pemilu Kada tahun 2020 dengan dasar UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kepolisian Negara RI dan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Korona virus disease 2019.

Dalam Pengerahan massa dan pendukung simpatisan dari bakal pasangan calon ke kantor KPU saat pengumuman dan pengundian nomor urut calon di kantor KPU Dompu pada tanggal 23/24 September 2020 yang akan datang , lanjut dikatakan olehnya perlu adanya upaya penegakan hukum kepada bakal calon maupun tim sukses yang melanggar protokol Covid-19. Hal tersebut dilakukan guna memberikan efek jera dan Tetap melakukan koordinasi, himbauan, penggalangan, pengamanan Yang terbuka/ tertutup guna menciptakan situasi Kamtibmas yang tetap kondusif”, bebernya.

Sementara itu, Bupati Dompu dalam sambutannya mengatakan, saat ini di Kabupaten Dompu sedang melakukan kontak tracking terhadap pasien Covid-19, sampai dengan 19 September 2020 dengan Jumlah pasien Covid-19 yang sedang ditangani oleh Tim Gugus sebanyak 49 orang, sebagian besar pasien OTG, berharap dalam Pilkada mendatang berharap para Bapaslon harus berkomitmen terhadap upaya penegakan penerapan protokol kesehatan .

Sedangkan, Ketua KPU Drs. Arifuddin berharap, seluruh Bapaslon dan para pendukung atau simpatisan agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 selama tahapan Pilkada berlangsung. KPU sudah memiliki Protap Antara lain yang boleh masuk ke ruangan atau aula kantor KPU khusus untuk tim bakal calon hanya Bapaslon dan pimpinan Parpol pengusung serta Ketua dan Sekretaris timses, Bawaslu dua orang dan timses Pilkada Kabupaten Dompu tiga orang,” tuturnya.

Dalam UU dijelaskan bahwa Bawaslu tugasnya adalah sebagai lembaga pengawas Pilkada, mengedepankan pengawasan, pencegahan dan penindakan dan dalam penindakan ada institusi yang berwenang dan Bawaslu hanya memberikan rekomendasi jika ada pelanggaran atau dugaan pelanggaran Pilkada,” terang Irwan.

Dandim 1614 Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono, S. Kom juga dalam sambutan, mengharapkan kepada semua Bapaslon, ketua Parpol, tim sukses dan simpatisan untuk sama-sama mematuhi peraturan yang telah ditetapkan Pemda , Kita harus mengutamakan keselamatan masyarakat dan jangan ego dikedepankan,” tegasnya.

Tambah olehnya , Ali Cahyono juga menghimbau mengajak untuk sama-sama menjaga situasi Kamtibmas selama tahapan Pemilu Kada agar berjalan dengan aman, sejuk, damai dan sehat berharap Pilkada ini jangan dijadikan ajang adu domba, karena tujuan dari Pilkada tahun 2020 untuk mencari pemimpin Kab. Dompu yang amanah dan bisa memajukan kota kita ini. ( IBN )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed