oleh

Pasca Gugatan Ke Bawaslu, Berkas Idris – Imran Kembali Ditolak KPU Madina

Keterangan foto : Ketua KPUD Madina, Fadhilla Syarief, SH (tengah). (Lubis)

Madina (HK) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) setelah melakukan kembali pengecekan ulang berkas Pasangan Calon (Paslon) perseorangan Muhammad Idris Lubis – Imran Khaitami Daulay sesuai rekomendasi Bawaslu Madina, hasilnya ditolak kembali, Jum’at (20/3).

Hasil penolakan ini tidak berubah dari penolakan awal yang dilakukan KPUD Madina pada saat pertama paslon perseorangan Idris – Imran mengajukan berkas syarat dukungannya ke KPUD Madina beberapa minggu yang lalu, dan berujung pada gugatan paslon Idris – Imran ke Bawaslu Madina.

Ketua KPUD Madina, Fadhilla Syarief, SH kepada HarianKriminal menjelaskan KPUD Madina sudah melaksanakan sesuai dengan putusan Bawaslu Madina. Dan hasilnya setelah kita lakukan pengecekan ulang tetap TMS (Tidak Memenuhi Syarat), serta KPUD Madina juga menolak dokumen syarat dukungan bakal paslon Muhammad Idris – Imran.

“sesuai peraturan KPU, syarat jumlah minimal dukungan  paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Madina sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk jalur perseorangan adalah 25.281. Sedangkan berkas jumlah dukungan yang diserahkan paslon Idris – Imran sebanyak 25.942”.terangnya

Dan lanjutnya, setelah KPUD Madina melakukan pengecekan ulang, ternyata berkas dukungan paslon Idris-Imran yang memenuhi syarat dan dokumennya lengkap hanya sebanyak 23.254, sedangkan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 2.688.

Maka dari itu tambahnya, berdasarkan hasil pengecekan ulang yang kita lakukan masih adanya kekurangan berkas dukungan, diambil keputusan kembali menolak berkas dokumen dukungan untuk paslon Idris – Imran dari jalur perseorangan. (Lubis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed