Oknum ASN Bersama “Istri Orang” Terjaring Razia Satpol PP di Salah Satu Hotel di Panyabungan, Ketua IM3 : Berikan Sanksi Berat

oleh

 

Madina, (HK) – Ketua Demisioner Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muslim Mandailing Natala (DPP IM3) Aspuddin Lubis, S.Pd mendesak Pemkab Madina agar memberikan sanksi berat kepada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terjaring razia oleh Satpol PP di salah satu Hotel di Panyabungan pada 22 Agustus 2019 yang lalu diduga bersama wanita yang sudah mempunyai suami.

Iklan ucapan Hut Labuhanbatu dari Redaksi Hariankriminal.com

“Saya minta kepada Pemkab Madina agar memberi sanksi berat kepada oknum ASN tersebut,”kata Aspuddin, Selasa (1/10/2019).

Aspuddin juga mengatakan, sebagai ASN seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat, bukan malah melaksanakannya.

“Seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat, bukan malah sebaliknya, inikan Negeri Beradat Taat Beribadat,”Ungkapnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat bukan malah sebaliknya memberikan contoh yang tidak baik kepada Masyarakat.

Seperti diketahui beberapa waktu yang lalau Satpol PP Kabupaten Mandailing Natal berhasil menangkap salah seorang oknum ASN di sebuah kamar hotel di Panyabungan bersama istri orang lain diduga sedang asik berduaan.

Namun, sangat disayangkan keterangan Sekrataris Daerah Kabupaten Mandailing Natal Sebagai Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab Madina sangat bertolak belakang dengan keyerangan Kasatpol PP Pemkab Madina.

Berita Terkait :  STOP PERS

Hal tersebut terungkap ketika media ini melakukan konfirmasi kepada Sekda Madina Drs Sahnan Batubara di ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu dimana dia mengatakan belum mengetahui permasalahan tersebut.

“Saya belum tahu, nanti saya akan berkoordinasi dengan pihak Kepala BKD dulu untuk mengetahui permasalahan sebenarnya,” ujar Sahnan pada waktu itu.

Sementara di sisi lain Kasat Satpol PP Pemkab Madina Lismulyadi membenarkan penangkapan salah seorang oknum ASN di kamar salah satu hotel bersama seorang perempuan yang diduga merupakan istri orang lain.

Padahal sebagai ASN sudah ada peraturan yang mengaturnya seperti di dalam Pasal 14 PP Nomor 45 tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil menegaskan, “PNS dilarang hidup bersama dengan wanita yang bukan istrinya atau dengan pria yang bukan suaminya sebagai suami istri tanpa ikatan perkawinan yang sah”.

Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1990 Nomor 61 Penjelasan PP Nomor 45 tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi PNS menjelaskan maksud pasal 14 tersebut.

“Yang dimaksud dengan hidup bersama adalah melakukan hubungan sebagai suami istri di luar ikatan perkawinan yang sah yang seolah olah merupakan suatu rumah tangga”, bunyi penjelasan lembaran negara tersebut.

Berita Terkait :  Di Hadapan Anggota Fraksi PKS, Masyarakat Bulu Soma Keluhkan Jembatan yang Sudah Rapuh

Selanjutnya Pasal 15 masih dalam PP yang sama ditegaskan, PNS yang melanggar salah satu atau lebih kewajiban/ketentuan pasal 14, dijatuhi salah satu hukuman disiplin berat berdasarkan PP Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin PNS.

PP Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin PNS telah diubah menjadi PP No 53 tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin PNS.

Seperti diberitakan sebelumnya Satpol PP Kabupaten Mandailing Natal beberapa waktu lalu telah berhasil mengamankan salah seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai bendahara salah satu bagian di Lingkungan Pemkab Mandailing Natal berinisial M bersama salah seorang oknum honorer di salah satu MTSN berinisial UH.

Dimana diketahui oknum honorer di salah satu MTSN tersebut masih merupakan istri sah orang, dimana sepasang sejoli yang bukan suami istri tersebut terjaring razia pada saat Satpol PP melaksanakan razia pekat di sejumlah tempat hiburan malam dan hotel, Kamis (22/08/2019) yang lalu.

Razia tersebut dilakukan karena banyaknya laporan masyarakat keberadaan hiburan malam dan hotel yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

Dalam razia tersebut oknum PNS dan honorer di ketahui tidak berstatus suami istri, langsung di boyong ke kantor Satpol PP guna untuk di berikan pembinaan dan tindakan.

Berita Terkait :  Anggota DPRD Bengkalis Kukuhkan Kepengurusan Forwa Rupat

Kapala Satuan Polisi Pamong Praja Madina Lismulyadi yang di konfirmasi membenarkan oknum PNS dan guru Honorer lingkungan pemerintah Kabupaten Mandailing Natal terjaring razia oleh petugas di salah satu kamar Hotel di Panyabungan.

“Kedua oknum tersebut sudah kita periksai dan kita sudah membuat berita acara pemmeriksaannya dan kita sudah serahkan ke Sekretariat untuk penindakan teknis selanjutnya dari pimpinananya,” Jelasnya Lismulyadi. (Red)

Baca Berita Terbaru
Foto. Utami Purbasari. PURWAKARTA, (HK) - Utami Purbasari oknum guru di Purwakarta, akui telah merampas
Asahan, (HK) - Seorang Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Asahan Sumatera Utara, ditangkap