oleh

Menggali Informasi, Pansus PT SMGP Panggil Sejumlah Pihak Dalam Waktu Dekat

Ket Fhoto : Ketua dan Wakil Ketua Pansus PT SMGP ketika memberikan keterangan kepada wartawan

PANYABUNGAN (HK) – Dalam upaya menggali informasi dan menyelidiki kejadian pada tanggal 25 Januari 2021 yang lalu di Perusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geothermal Pawer (PT SMGP) yang mengakibatkan sebanyak lima orang meninggal dunia dan puluhan warga mendapatkan perawatan akibat menghirup gas H2S, Panitia Khusus (panas) DPRD Kabupaten Mandailing Natal dalam waktu dekat ini akan memanggil sejumlah pihak termasuk masyarakat di Desa Sibanggor Julu dan sekitarnya, demikian disampaikan oleh Ketua Pansus PT SMGP Dodi Martua yang didampingi Wakil Ketua Pansus Ahmad Budiman Borotan di Gedung DPRD Madina, Kamis (04/03/2021).

Dijelaskan keduanya dalam upaya menggali informasi terkait insiden tersebut mereka dari Pansus DPRD Madina membutuhkan keterangan sejumlah pihak, sehingga nanti apa rekomendasi dari Pansus akan benar benar tidak ada yang dirugikan dan hak hak masyarakat dapat disahuti dengan baik.

“Keterangan sejumlah pihak nanti sangat kita butuhkan, untuk itu kami berharap kepada masyarakat agar jangan takut untuk memberikan keterangan yang sebenarnya, karena keterangan awal dari masyarakat bagaimana perusahaan itu selama ini akan dapat membuka tabir nantinya,” jelas keduanya.

Dilanjutkan mereka, bahwa mereka dari Pansus PT SMGP akan membuka tabir kronologis insiden yang terjadi di PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT. SMGP) tersebut seluas luasnya, sehingga kedepannya tidak ada lagi korban korban berikutnya nanti di lokasi akibat perusahaan korporasi tersebut.

“Selain itu pansus juga akan memanggil pihak korporasi PT. SMGP dan juga memanggil pihak terkait termasuk Pemerintah Daerah, untuk menggali keterangan terjadinya insiden dan tindak lanjut penanganan pasca insiden,” jelas keduanya.

“Dari keterangan yang didapat nantinya akan menjadi bahan referensi bagi pansus untuk koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan selanjutnya akan menjadi bahan kajian rekomendasi pansus,” tegas keduanya.

“Pada prinsipnya pansus akan bekerja on the track artinya sesuai dengan aturan main dan diharapkan hasil rekomendasi pansus nantinya akan memberikan rasa keadilan kepada semua pihak terutama bagi masyarakat,” akhiri keduanya.

Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed