Masyarakat Tak Lagi Kesulitan, Kampoeng Kaos Madina akan Produksi Masker

oleh -151 views

Madina,- Pasokan masker di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sangat sulit didapatkan di berbagai apotek atau toko yang biasa menyediakan barang tersebut. Hal itu dirasakan oleh sejumlah masyarakat semenjak wabah Virus Corona ini masuk khususnya ke Indonesia. 

Kelangkaan masker ini di Kabupaten Madina terparah terjadi dari sebulan belakangan.

Bahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Madina sendiri sudah mengakui kalau saat ini pihaknya sendiri kesulitan mendapatkan masker yang rencananya dibagikan kepada masyarakat Madina sebagai upaya untuk antisipasi dini dari penularan wabah Virus Corona atau Covid-19.

Hal tersebut terungkap saat anggota DPRD dari Komisi IV menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak Dinas Kesehatan Madina baru baru ini di kantor DPRD Madina.

Atas hal itu, untuk memenuhi masker di daerah Kabupaten Madina, Kampoeng Kaos Madina (KKM) yang berbasis di Panyabungan akan memproduksi masker.

Direktur Utama KKM, Wildan Sorimuda Daulay, Senin (23/3) kepada wartawan mengatakan pihaknya akan mencoba untuk memproduksi masker sebanyak sekitar 1000/pcs perharinya.

Ia juga mengatakan produksi masker ini atas tindaklanjut arahan dari Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution kepada KKM sebagai upaya dalam menanggulangi kelangkaan masker di Madina dan di Sumatera Utara (Sumut).

Wildan menyebut hingga saat ini pihaknya sudah banyak mendapat pesanan masker dari berbagai daerah yang ada di Madina dan daerah Sumut lainnya.

Ditempat yang sama, Kepala Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Madina, Iskandar Muda Daulay menjelaskan bahwa masker yang diproduksi oleh KKM ini sudah memenuhi standar kesehatan apabila dilihat dari sisi lapis penyaring dari masker yang mampu menyaring partikel virus.

Iskandar juga menyebut bahwa posisi masker di toko-toko sudah kosong sejak sebulan terakhir ini. Katanya, meski pihaknya telah berupaya koordinasi dengan pihak distributor namun masker ini tetap sulit diperoleh.

“Upaya KKM untuk memproduksi masker ini tentu sangat membantu pemenuhan kebutuhan masker khususnya di daerah Mandailing Natal,” kata Iskandar. (Harahap).