oleh

Masih “Misteri” Pengunduran Diri Lalam Dari Sekjen DPD Golkar

PURWAKARTA, (HK)  – Seakan mendengar Petir disiang bolong, adanya kabar Secretaris DPD GOLKAR Kabupaten Purwakarta, H. Lalam Martakudumah, mengundurkan diri secara resmi melalui surat yang ditanda tangan diatas matetai.

Di Kantor DPD GOLKAR, sendiri kabar itu ditanggapi beragam, “Maklum ini soal Politik, syah-syah saja terjadi dan bisa oleh siapa Saja. Mungkin dibalik kejadian pengunduran diri ada tujuan lain” ujar Sompi.

Menurutnya, pasca pemilu 2019 secara resmi surat yang ditujukan kepada Ketua DPD Golkar Purwakarta, tertanggal 10 Mei 2019, H Lalam Martakusumah memilih mundur sebagai Sekjen DPD Partai Golkar Purwakarta.

Dalam surat pengunduran dirinya sebagai Sekjen DPD Golkar Purwakarta, Lalam merinci alasan pengunduran dirinya dengan alasan sudah tidak mampu lagi melaksanakan tugas organisasi di Partai Golkar.

Mundurnya Lalam dari kepengurusan dari partai berlambang pohon beringin tersebut sempat menjadi pertanyaan publik, apakah ada kegaduhan di tubuh Partai Golkar DPD Purwakarta pasca pilpres dan pileg 2019.

Lalam ketika dimintai keterangan soal mundur dari Sekjen DPD Golkar Purwakarta mengaku tidak ada gaduh pasca pemilu 2019 di tubuh Golkar DPD Purwakarta. Ia katakan bahwa pengurus masih solid.

Bahkan, kata dia pengurus tengah sibuk mempersiapkan penganti dirinya untuk menempati jabatan sebagai Sekjen DPD Golkar Purwakarta.
” Kita tetap solid,“ujarnya.

Walau belum resmi diumumkan siapa calon yang akan Duduk di DPRD, Partai GOLKAR sepertinya kursi di DPRD Akan naik. Dari delapan kursi pemilu 2014, untuk pemilu 2019 diperkirakan menjadi 11 kursi.

Kaitan dengan pengunduran diri Lalam Martakusumah, menurut info didalam yang layak dipercaya karena diduga ada beberapa nama yang seharusnya lolos menjadi anggo DPRD Malahan tidak.

Seperti tidak lolosnya Dadan Kuswara, Mantan Wakil Bupati Kab. Purwakarta, di Kecamatan Kota. Kemudian di DAPIL. 5 yang meliputi Kec Maniis, Tegalwaru dan Plered. “Yang naik ke DPRD bukan target Golkar”tegasnya.

Karena yang dikehendaki Adalah istri dari Mantan Sekda Purwakarta.”ujarnya sambil berpesan jangan ditulis nama.

(asyah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed