oleh

Mama Anom Ahmad Safari Ajarkan Dzikir Untuk Kebaikan Umat

Mama Anom Ahmad Safari Ajarkan Dzikir Untuk Kebaikan Umat

Karawang – Kiai terkenal Mama Anom Ahmad Safari yang berdomisili di kampung Sentul RT 03/09 Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat adalah guru pembimbing Tausyiah Majlis Dzikir Al-alif yang mengajarkan ilmu tentang agama Islam kepada umat.

Ia selalu mengutamakan tentang berdzikir untuk kebaikan manusia menjadi hidup lebih baik sesuai tuntuan Al-Quran dan Hadits.

Mama Anon dikabarkan sempat menghilang dari peredaran, namun kini muncul kembali.

Sebelumnya Mama Anom dikabarkan terbaring sakit berkepanjangan memiliki riwayat kesehatan mengidap penyakit pada bagian perut sehingga menghentikan aktifitasnya.

Ia tiba-tiba muncul kembali, dan siap menjalankan kegiatannya sebagai pembimbing tausyiah dan juga pendakwah.

Berdasarkan keterangan para jamaahnya, Mama Anom dalam mengajarkan ilmu tentang agama lebih diutamakan adalah berdzikir.

Berdzikir yang sesuai perintah dalam ajaran Al Quran dan Hadits itu terus galakkan kepada masyarakat umum yang pernah bertemu dengan Mama Anom.

“Beliau meminta untuk berdzikir itu berdasarkan Al Quran dan Hadits Nabi Muhammad SAW. Lagi makan lagi aktivitas apaun harus berzikir,” kata salah seorang jamaahnya, Dedi kepada media ini.

Apa yang diucapkan Mama Anom kepada jamaahnya itu, kata Dedi tidak terlepas dari ucapan memerintahkan berzikir agar selalu ingat kepada Allah SWT.

Mama Anom, membenarkan bahwa dirinya sudah lama istirahat berdiam diri untuk penyembuhan penyakitnya. Tapi , kini dia siap kembali untuk berdakwah dan mengamalkan ilmunya kembali.

“Lama saya sakit, bahkan dikabarkan meninggal dunia, kini sudah sembuh, hidup kembali, dan siap untuk berdakwah,” ujarnya saat ditemui dikediamannya, Senin (32/06/2021).

Dengan dzikir setiap waktu kata Mama Anom untuk terus mengingat Allah, sehingga dengan mengingat Allah, ketika mau berbuat jahat akan merasa malu sendiri.

Keberadaan Majlis Dzikir Al-alif fokus membawa kehidupan manusia menjadi lebih baik dengan pembinaan yang dilakukan, agar manusia dapat memahami ajaran agama Islam.

Seperti yang dialami jamaah lainnya, Ade semasa mudanya mengaku jalan hidupnya tidak benar kemudian memiliki niat untuk mendalami ilmu agama Islam untuk mendapat ketenangan jiwa dan tidak merugikan orang lain.

Ia mengikuti Mama Anom merasa mendapatkan kekuatan batin dan lahiriah dengan selalu mengingat kebesaran Allah, karena setiap harinya tidak terlepas dari berdzikir.

“Dulu saya merasa baong susah diatur makanya masuk Majlis Dzikir Al-Alif , dan saya mendapatkan sesuatu dalam diri saya menjadi lebih baik, yaitu dengan selalu berzikir,” katanya.

Aktivitas berdzikir itu, kata Ade terus dilakukan secara berturut-turut hingga menjadi kebiasaan dan ketagihan, karena aktivitas tersebut dinilai baik untuk kesehatan.

“Awalnya memang terpaksa, tapi kesini menjadi biasa, dan itu ternyata membawa kita merasa lebih segar, kita mendapatkan kekuatan ditambah selalu berzikir,” pungkasnya.

(Nasahbandi/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed