oleh

LBH Masyarakat Karawang Berubah Nama Jadi LBH Massa Keadilan Rakyat Indonesia

HK KARAWANG – Lembaga Bantuan Hukum Massa Keadilan Rakyat (LBH Maskar Indonesia) didirikan oleh beberapa tokoh kota Karawang pada tahun 2016, berdasarkan Surat Keputusan Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan NOMOR AHU-0010612.AH.01.04. Tahun 2016.

Awal mulanya Organisasi ini bernama LBH Masyarakat Karawang kemudian setelah melalui proses pengkajian dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh maka diubah namanya menjadi Lembaga Bantuan Hukum Massa Keadilan Rakyat Indonesia (LBH Maskar Indonesia).

H. Nanang Komarudin SH menjelaskan kepada awak media BadugaNews.com bahwa, ada beberapa tokoh Karawang sebagai penggagas dari pendirian Komunitas LBH ini.

“Ada Nanda Suhanda, Rafiudin, Kang Yayan yang merupakan spesialis ilmu syariah dan Deden Dharmansyah yang ketika itu menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jabar dari praksi PDI-P, kemudian ada Sartika Deliyanti SH yang juga pemegang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Batik Karawang. Gagasan pendirian ini karena terbitnya Perda Bantuan Hukum Masyarakat Karawang,” paparnya.

Sebagai Ketua LBH Maskar Indonesia H.Nanang Komarudin SH, saat ini sedang menata ulang kepengurusan dari pusat, wilayah hingga daerah.

“Saatnya untuk membangkitkan kembali Organisasi ini dengan konsep menyatukan memadukan antara sebuah organisasi Bantuan Hukum yang mempunyai kekuatan massa dalam arti memadukan kekuatan massa dan hukum, karena hukum tanpa kekuatan/kekuasaan itu akan lemah,” tegasnya.

Menurutnya akan dijelaskan mengenai visi misi serta AD/ART Organisasi pada pertemuan hari minggu nanti di acara koordinasi dan konsolidasi pengurus dan anggota.

(Irwan/S.baduganews.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed