KPU Madina Tetap Menolak Berkas Pencalonan Idris-Imran: Jumlah TMS Malah Jadi Bertambah.

oleh -249 views

Madina,(HK) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memutuskan tetap menolak berkas dukungan pencalonan dari pasangan calon Idris-Imran yang maju melalui jalur perseorangan (independen) di perhelatan Pilkada Kabupaten Madina tahun 2020.

Keputusan tersebut diumumkan oleh KPU Madina pada Jumat (20/3/20) sekitar pukul 16:00 WIB di Kantor KPU Madina Jalan Merdeka nomor 2, Kelurahan Kayu Jati Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina.

Ketua KPU Kabupaten Madina Fadhillah Syarief membenarkan pihaknya telah memutuskan bahwa berkas pencalonan dari paslon jalur perseorangan Idris-Imran tetap ditolak atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Ya, sudah, intinya KPU Madina sudah melaksanakan sesuai dengan putusan Bawaslu. Dan, hasilnya tetap ditolak atau TMS,” kata Syarief yang di konfirmasi Jumat (20/3/20) sore.

Sebelumnya diketahui, pada bulan Februari yang lalu sebenarnya KPU Madina juga sudah mengumumkan bahwa berkas dukungan pencalonan yang diserahkan oleh paslon Idris-Imran dari jumlah yang Memenuhi Syarat (MS) tidak memenuhi jumlah syarat minimal bagi pasangan calon yang maju melalui jalur perseorangan.

Saat itu, diketahui dari jumlah berkas dukungan pencalonan yang diserahkan oleh Idris-Imran sebanyak 25.942 yang tersebar di 23 Kecamatan. Untuk yang Memenuhi Syarat (MS) hanya sebanyak 23.514. Selebihnya, ada sebanyak 2428 berkas dukungan yang dinyatakan KPU Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Berdasarkan peraturan dari KPU, bagi calon yang maju lewat jalur perseorangan khususnya untuk Kabupaten Madina harus minimal mendapatkan syarat dukungan sebanyak 25.281 dan tersebar di 12 Kecamatan. 

Jadi, karena jumlah berkas dukungan dari paslon Idris-Imran yang MS hanya sebanyak 23.514, tentu bagi paslon jalur perseorangan jumlah syarat minimal belum terpenuhi.

Namun, paslon Idris-Imran tidak menerima dan memilih untuk menggugat pihak KPU Madina ke Bawaslu Kabupaten Madina.

Di Bawaslu Madina sendiri sebelumnya diketahui beberapa kali sudah melakukan tahapan persidangan bersama tim dan paslon Idris-Imran untuk mengambil keputusan terhadap gugutan tersebut.

Dan, Sabtu (14/3/20) lalu, Bawaslu Kabupaten Madina memutuskan persoalan paslon yang dikenal dengan sebutan paslon ‘Beriman’ ini. Hasilnya, Bawaslu Madina mengabulkan sebagian tuntutan dari paslon Idris-Imran.

Tuntutan yang dikabulkan itu, salah satunya yakni memutuskan untuk memerintahkan agar KPU Madina melakukan pengecekan ulang terhadap dokumen syarat jumlah dukungan dan sebaran dukungan bakal pasangan calon perseorangan, Drs M Idris Lubis MT dan H As Imran Khaitamy Daulay.

Bawaslu juga dalam putusannya memerintahkan KPU Madina menerbitkan kembali berita hasil pengecekan pemenuhan jumlah dukungan dan sebaran dukungan dari pasangan Drs M Idris Lubis MT dan H As Imran Khaitamy Daulay.

Sementara usai putusan itu, Ketua KPU Madina Fadhillah Syarief kepada wartawan mengatakan pihaknya akan melaksanakan putusan dan perintah dari Bawaslu Kabupaten Madina.

“Pada prinsipnya kami menerima dan akan melaksanakan putusan Bawaslu Madina. Kami akan melakukan pengecekan ulang syarat jumlah dukungan bakal paslon Muhammad Idris Lubis – Imran Khaitamy Daulay sesuai dengan regulasi yang ada,” kata Syarief menanggapi wartawan mengenai putusan Bawaslu tersebut.

Tepat pada Jumat (20/3/20) sekitar pukul 16:00 WIB di Kantor KPU Madina, hasil pengecekan ulang dokumen syarat jumlah dukungan dan sebaran dukungan bakal pasangan calon Idris-Imran kembali diumumkan dan diputuskan. Dan, hasil keputusan dari KPU Madina tetap menolak berkas dukungan pencalonan jalur perseorangan pasangan calon Idris-Imran.

Dan malah, jumlah penghitungan dari pengecekan ulang itu untuk yang Memenuhi Syarat (MS) jadinya berkurang dari jumlah yang ada pada sebelumnya. Dan, jumlah yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) otomatis menjadi bertambah banyak.

“Yang Memenuhi Syarat (MS) sebanyak 23254. Dan, yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 2688,” kata Ketua KPU Madina Fadhillah Syarief yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/3/20) malam.

Sebelumnya diketahui, jumlah berkas dukungan pencalonan Idris-Imran dari sebanyak 25.942 yang diserahkan ke KPU Madina, berdasarkan hasil penghitungan dan pengecekan yang sudah diumumkan KPU Madina pada Februari lalu dengan rincian berkas dukungan pencalonan Idris-Imran yang MS ada sebanyak 23.514 dan yang TMS ada sebanyak 2428. (Harahap).