Kordinasi Dengan BNNK, Disdik Madina Terbitkan Mata Pelajaran Tentang Bahaya Narkoba

oleh

Keterangan foto : Kabid PTK Disdik Madina, Abdul Husin ketika kordinasi dengan Kasubbag Umum BNNK Madina, Anisahnur, SE, Selasa (28/1). (Lubis)

Madina (HK) – Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Disdik Madina) melalui Kabid Pembinaan Ketenagaan, Abdul Husin melakukan koordinasi dengan BNNK Madina terkait penerbitan mata pelajaran tentang bahaya narkoba, Selasa (28/1).

Kordinasi yang dilaksanakan di ruang kerja Kasubbag Umum BNNK Madina, Anisahnur, SE tersebut dengan detail membahas betapa pentingnya dilakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba sejak dini melalui dunia pendidikan.

Kabid PTK Disdik Madina, Abdul Husin kepada HarianKriminal menyampaikan, Dinas Pendidikan Madina akan menerbitkan mata pelajatan tentang Narkoba sebagai muatan lokal pada kurikulum pendidikan Tahun Ajaran 2020. 

Berita Terkait :  Warjo, Kades Gombong Sari Definitif Berterima Kasih Pada Warga

Untuk itu lanjutnya, kita dari Disdik Madina berharap adanya kerjasama debgan BNNK Madina sebagai institusi yang berkompeten untuk dapat mewujudkan mata pelajaran tersebut.

Sementara itu Kasubbag Umum BNNK Madina, Anisahnur, SE usai pertemuan tersebut menegaskan sabgat menyambut baik tujuan Dinas Pendidikan Madina tersebut. 

Karena ungkapnya, terkait permasalahan narkoba belakangan sudah semakin marak, khususnya di lingkungan pendidikan. Sehingga diharapkan dengan terbitnya mata pelajaran ini nantinya, permasalahan narkoba di lingkungan pendidikan dapat diminimalisir. 

Berita Terkait :  Pemkab Purwakarta Bakal Batasi Hilir Mudik Angkutan Penumpang Antar Kota Dalam Provinsi

“kita berharap dengan adanya pelajaran muatan lokal terkait tentang bahaya narkoba ini, generasi muda Indonesia, khususnya di wilayah Kabuten Madina dapat terbebas dari penyalahgunaan narkoba”.pintanya (Lubis)

Baca Berita Terbaru
Nias selatan, (HK) - Untuk mengantisipasi penyebaran COVID - 19 Kepala Desa Lolojaria bersama aparat
Labuhanbatu (HK) - Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid -19, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, H Kamal