oleh

Camat Banyusari, Calon Kades Meninggal Dunia Tidak Bisa Digantikan Oleh Orang Lain

HK KARAWANG – Meninggalnya H.Agus Subhan, salah satu calon kepala Desa Gempol, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tidak berdampak terhadap pelaksanaan Pilkades yang rencananya bakal dilaksakan tanggal 21 Maret 2021 mendatang.

Bahkan, gambar calon kades bernomor urut 3 Agus Subhan ini tetap ada didalam kertas suara, sejajar bersama calon kades nomor urut 1 dan 2.

Hal itu disampaikan Camat Banyusari Drs.Iwan Ridwan F, kepada media ini dikantornya, Senin (15/03/2021).

“Untuk calon yang meninggal dunia tidak bisa ujug-ujug digantikan oleh orang lain. Kan ada proses tahapan yang harus dilalui oleh para calon. Mulai dari tes tertulis, lisan , kesehatan dan tes lainnya lagi. Jadi kontestan masih tetep, prosesnya kan sudah tinggal pemungutan suara,” kata Camat Iwan.

“Untuk Desa Gempol, karena kertas suara sudah dicetak, jadi gambar dan nomor urut Pak Agus Subhan, ada didalam kertas suara itu,” tambah Camat Iwan.

Menurutnya, almarhum bisa saja mendapat suara terbanyak. Namun, karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia, maka suara terbanyak kedua itu yang akan duduk sebagai kades di Desa Gempol.

“Kalau rangkaian pilkades itu kan awal sampai dengan pelantikan. Berarti nanti ada proses yang tidak bisa ditempuh. Kalau yang menang adalah yang meninggal, berarti tidak akan terjadi pelantikan,” kata Camat Iwan.

Camat berharap, proses Pilkades Gempol tetap berjalan dengan baik, aman dan kondusif. Dan dapat memilih pemimpin yang sesuai harapan masyarakat gempol.

“secara keseluruhan proses pilkades serentak di Kecamatan Banyusari berjalan lancar. Sesuai jadwal Pilkades dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2021,” pungkas Camat Iwan.
(Irwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed