Kanwil Kemenhumkam Sumut Kordinasi Dengan Pemkab Madina Terkait Bangunan Kantor ULP Sementara

oleh

Madina, (HK) – Berawal dari pertemuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Drs Dahlan Hasan Nasution dengan Kemenkumham, Yasona Laoly pada acara Rakornas Pengadaan barang dan jasa 2019 di Jakarta Convensional Center (JCC) yang di hadiri dan dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo, Rabu (6/11) kemaren.

Dimana Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan menyampaikan kepada Kemenkumham tentang sulitnya Warga Mandailing Natal dalam kepengurusan Paspor ke Sibolga yang diperkirakan sampai memakan waktu lebih kurang sepuluh jam pulang pergi (PP).

Maka tindaklanjut dari pertemuan Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution dengan Kemenkumham, Yasona Laoly tersebut berlanjut dengan kedatangan tim Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara (Sumuy) untuk melakukan peninjauan rencana kantor Unit Layanan Paspor (ULP) sementara di Kabupaten Madina, Kamis (7/11)

Setelah melakukan peninjauan, tim Kanwil Kemenkumham Sumut bagian Divisi Imigrasi yang dipimpin Zahrain beserta rekannya Novi, Hasan Basri, dan Asrul dan perwakilan dari Kantor Imigrasi Sibolga melakukan rapat kordinasi dengan pemkab Madina diruang kerja Sekretaris Daerah, Gozali Pulungan didampingi Asisten 1 Alamulhaq dan Asisten III Sahnan Batubara.

Dan dalam rapat kordinasi tersebut menyimpulkan terkait mengkaji besaran anggaran yang diperlukan buat program penyediaan kantor ULP yang nantinya akan menyediakan pengurusan paspor. Dan Apabila memungkinkan, akan dibuat secara paralel, ULP akan beroperasi pada tahun 2020, sementara untuk sistem mobile akan dimulai Desember 2019.

Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution kepada kriminal via seluler menjelaskan, kantor pelayanan imigrasi ini sangat dibutuhkan masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri, khususnya bagi calon jamaah haji yang jumlahnya mencapai 1,5 kloter ayau berkisar 500-an orang setiap tahunnya.

“selama ini masyarakat Madina selalu terkendala apabila ingin mengurus paspor karena harus menghabiskan waktu dengan jarak tempuh belasan jam ke kota Sibolga pulang pergi. Dan alhamdulillah, Apabila program ini berjalan, nantinya masyarakat Madina akan sangat merasa terbantu karena mudah mengurus administrasi imigrasian apabila ingin bepergian ke luar negeri, apalagi calon jamaah haji kita pasti akan sangat tertolong”.sebutnya

Dahlan menambahkan, saya juga sudah meminta tolong kepada Kanwil Divisi Imigrasi Sumut agar program ini bisa berjalan secepatnya, kalau bisa bulan Desember ini harus terlaksana, dengan demikian tahun 2020 masyarakat sudah bisa dilayani. apalagi pembangunan Bandara Bukit Malintang juga tidak lama lagi akan dimulai.

“Dan untuk bangunan kantor ULP Madina permanennya nanti akan kita bangun di terminal Bandara Bukit Malintang”.tegasnya (Lubis)

 

Baca Berita Terbaru
Kepri, (HK) - Kapolda Kepri Inspektur Jenderal Polisi Andap Budhi Revianto, S.IK menerima Penganugerahan Tanda
Jakarta, Dalam rangka mengantisipasi dan mengamankan kewilayahan terkait kegiatan peringatan hari HAM Sedunia, jajaran personil