Kadis DPPKB Sampaikan Maaf, Sebenarnya Tulisan Baliho DPPKB Untuk Edukasi Bukan Melecehkan Agama

oleh

Keterangan foto : Kepala Dinas DPPKB Madina, Adnan Harahap. (Lubis)

Madina (HK) – Terkait adanya Baliho dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Mandailing Natal (Madina) yang menuai kesalahfahaman dari masyarakat bertuliskan “Stop percaya mitos banyak anak banyak rezeki itu tipu”. Selaku Kepala Dinas DPPKB Madina saya sampaikan mohon maaf. Sebab, Kalimat tersebut sebenarnya tidak ada maksud untuk melecehkan agama atau kepercayaan apapun.

Demikian disampaikan Kepala Dinas DPPKB Madina, Adnan Harahap kepada HarianKriminal melalui seluler, Jum’at (27/12) malam.

“isi tulisan baliho tersebut sebenarnya disesuaikan dengan rilis dan berita-berita dari BKKBN pusat dan perwakilan BKKBN Provinsi Sumut. Dan baliho itu sendiri bertujuan dalam rangka sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat luas khususnya Kabupaten Madina guna pencapaian dan peningkatan akseptor KB untuk pengendalian penduduk”.paparnya

Lalu sambungnya, selain untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keluarga berencana, kalimat yang dituliskan didalam baliho tersebut tidak ada maksud sama sekali untuk melecehkan agama. Jadi, saya berharap, hal ini tidak perlu kita besar-besarkan.

Namun begitu lanjutnya, Manakala kalimat di Baleho tersebut ada yabg menyalahi dari segi Agama, Adat Budaya dan Kearifan Lokal, kami menyampaikan Permohonan Maaf kepada seluruh Elemen Masyarakat di Kabupaten Madina.

“Dan sesuai arahan dan perintah Bapak Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution agar baliho tersebut segera di buka atau diturunkan, kami telah melaksanakan peribtah tersebut. Dan saya berharap, polemik yang terjadi ditengah masyarakat terkait hal ini pun juga selesai”.pintanya. (Lubis)

Baca Berita Terbaru
PANYABUNGAN (HK) - Malam acara pisah sambut Kapolres Mandailing Natal dari AKBP Irsan Sinuhaji, S.I.K,
TAPSEL (HK) – Adanya pemberitaan yang sempat Viral tentang anak pemakan sabun akibat keluarga tersebut
Berita Terkait :  Ini Penjelasan Kadis Perdagangan Madina Terkait Tuntutan APPSINDO