oleh

Iskandar Hasibuan : Hindari ‘Black Campaign’ dan Provokasi di Pilkada

Madina (HK). Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah memasuki tahapan kampanye. Diharapkan kepada Tim Sukses, Tim Paslon dan Tim Juru Kampanye (Jurkam) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina untuk tidak saling menjatuhkan atau Black Campaign karena setiap Paslon ada plus dan minusnya.

Harapan itu disampaikan pengamat Politik yang juga Aktivis Sosial dan Lingkungan, Iskandar Hasibuan, SE, Senin (28/09/2020) di Panyabungan.

”Tidak perlu mencari-cari kesalahan Paslon, tapi jual saja Visi dan Misi Paslon tersebut, agar tidak muncul kegaduhan dan permasalahan. Para calon juga harus menghindari black campaign, terutama terkait SARA,” ujarnya.

Pemilih itu sudah pintar, janganlah menebarkan kebencian. Masing-masing kandidat harus mengedepankan kompetisi secara fair, taat aturan, dan memasarkan kualitas diri, baru gentelemen”, sambungnya.

Masih Iskandar, seharusnya ketika sudah memasuki masa kampanye, maka pasangan calon fokus dalam mengedepankan visi misi dan apa yang akan dilakukannya ketika terpilih.

“Jadi, Pilkada bisa menjadi pembelajaran politik yang konstruktif bagi masa depan demokrasi di tengah masyarakat yang terus belajar meyakinkan diri bahwa demokrasi adalah sistem terbaik sampai saat ini”, tutup Iskandar Hasibuan yang juga Mantan anggota DPRD dari PDI Perjuangan itu. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed