oleh

Gabungan Operasi Yustisi Di Alun Alun Cikalong Kulon Satpol PP Bersama TNI Dan Polri

CIANJUR | HK JABAR – Satpol PP Cianjur bersama TNI dan Polri menggelar operasi yustisi dalam rangka menekan penyebaran virus Corona. Sasaran dalam operasi ini adalah pendisiplinan warga yang tidak bermasker di beri sanksi untuk anak muda push up dan lagu kebangsaan juga pembacaan pancasila , untuk parasantri di suruh membaca ayat suci al quran yang mereka hapal.Menurut penuturan danru satpol pp supardi dan kasi pp ibu sri pelanggaran operasi hari ini sebanyak 174 di dua tempat perempatan jalan raya jonggol dan alun alun cianjur. Pelanggar roda dua 133, roda empat 14 masker yang di dapat dari pelanggar sebanyak 50 buah..

“Saya ingin menyampaikan bahwa operasi yustisi terkait dengan penggunaan masker ini nanti akan terdiri dari Satpol PP, Polisi, TNI, tim kesehatan, juga retana cikalongkulon. Kenapa masker? Karena ini yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan kita akan tegas ya untuk mengenakan operasi ini,” jelas Danru Polpp Cjr, senin (19/10/20).

Ibu sir kadis satpo pp mengatakan Operasi yustisi ini akan digelar setiap hari dan setiap saat. Jajarannya akan berkoordinasi lebih lanjut terkait pelaksanaan operasi yustisi ini.

Sasaran operasi yustisi diprioritaskan di lokasi yang menjadi klaster perbatasan seperti Bandung Cianjur, Bogor Cipanas, Bogor Cikalong, Purwakarta Cianjur.

“Tujuannya adalah untuk meminimalkan penularan di klaster-klaster tersebut. Jadi mungkin jangan kaget kalau ada polisi, ada TNI, ada Satpol PP, tujuan kita bukan untuk tujuan represif. Tujuan kita untuk menyelamatkan. Kita tidak mau ada korban lagi. Korban orang tua yang punya anak dan lainnya. Ini yang kita antisipasi,” Ujarnya.

Senada dengan Kasi Trantib H Djaenudin s.ip, Kecamatan Cikalongkulon dirinya selalu menghibau bahwa harus menjaga 3P Untuk menanggulangi penyebaran stunting dan juga virus covid-19, gerakan sosial 3P (Pahami, Peduli, Partisipasi) penting untuk dilakukan oleh masyarakat saat ini. Sambunya. (Luki / dudung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed