oleh

Emak Caca Selaku Pengusaha Kuliner Terkenal di Kota Mataram di Laporkan ‘Sebagai Investasi Bodong’

Mataram, (HK) — Polresta Kota Mataram ungkap kasus tindak pidana penipuan dengan dalih investasi modal usaha, Jumat (30/10/2020). Adapun identitas pelaku yakni LC alias Emak Caca (28) warga Punia Kota Mataram.  Emak Caca merupakan pengusaha kuliner yang cukup terkenal di Kota Mataram sehingga kasus tersebut menjadi pusat perhatian nasyrakat Kota Mataram

Kasat Reskrim mengatakab, pengungkaan kasus tersebut bermula atas adanya laporan dari korban yang berinvestasi sebanyak 25 jt pada resto milik tersangka.

“tidak menutup kemungkinan, mungkin masih ada korban lain selain pelapor yang berinvestasi kepada pelaku,”kata Kasat Reskrim Polresta Kota Mataram Akp Kadek Adi Budi Astawa.

Kadek juga menjelaskan, dengan Perjanjiannya, pelaku akan memberi keuntungan dan pengembalian pokok sebesar Rp 400 ribu setiap hari kerja. Yakni dari hari Senin sampai Jumat selama 90 hari.

“Korban tergiur dan dengan keuntungan bersih beserta modal sebesar Rp 36 juta. Keuntungan tersebut hanya janji dari pelaku. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan keutungan itu sama sekali belum didapat, merasa di tipu korban menempuh jalur hukum ,’’ Jelas Kadek.

Di hadapan petugas pelaku tidak berniat melakukan penipuan dengan alasan karena usahanya sudah berjalan selama 5 tahun (sejak 2015) kemudian dari bulan Maret 2020 senjak pandemi covid -19 mewabah di mataram usahanya macet dan tidak bisa membayar dan mengembalikan dana kliennya yang sebelumnya lancar dalam pengembalian dana klienya.

“Seluruh investasi disetor Keinvestor untuk mengelola sebanyak 5 outlet usaha yang caca miliki dan Investasi tersebut sudah memiliki aset berupa tanah, outlet dan sejumlah barang berharga,”ungkap Caca.

Atas kejadian tersebut Emak Caca di tahan di mapolresta Kota Mataram serta terancam dengan dijerat pasal 378 atau pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara. (IBN)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed