oleh

DPD PKS Madina Temu Kader dan Training Saksi di Pilkada Madina

PANYABUNGAN (HK) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara melaksanakan temu kader dan Training saksi yang ada di wilayah Kabupaten Mandailing Natal yang dilaksanakan di Lima lokasi.

Training saksi tersebut bertujuan untuk melancarkan saksi saksi yang ada di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kabupaten Mandailing Natal dalam pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Mandailing Natal pada tanggal 9 Desember 2020 yang akan datang ini.

IKLAN ADS

Temu ramah Kader dan pelatihan Training saksi tersebut dalam rangka pemenangan dan penguatan pemilih pasangan Jakfar Sukhairi-Atika Azmi Utammi atau yang akrab disapa pasangan SUKA sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal yang diusung partai PKS di dalam Pilkada Mandailing Natal.

Acara temu kader dan training saksi di DPD PKS Madina dihadiri oleh Cabub dan Cawabub pasangan SUKA Jakfar Sukhairi-Atika Azmi Utammi, Ketua DPW PKS Sumatera Utara DR. H. Hariyanto LC. MA, Ketua DPD PKS Madina Ustad Wahiddin Arjun Rambe, Kordinator DPW PKS Provinsi Sumatera Utara wilayah Tabangsel Ustad Awaluddin, Pengurus DPD PKS Madina dan seluruh Kordinator saksi yang ada di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.

Ketua DPD PKS Madina Wahiddin Arjun Rambe, Senin (23/11/2020) menjelaskan bahwa kegiatan temu kader dan training saksi tersebut untuk menguatkan para saksi yang ada di Pilkada Madina 2020 ini.

“Saksi merupakan ujung tombak di dalam pelaksanaan Pilkada, sehingga saksi yang kuat dan tegas sangat diperlukan dalam pelaksanaan Pilkada ini, karena tanpa adanya saksi yang kuat tidak akan didapatkan hasil yang baik,” katanya.

Dilanjutkan Wahiddin bahwa pelatihan saksi dan temu kader tersebut dilaksanakan di lima titik lokasi dan yang dilatih adalah Kordinator desa dimana satu Kordinator membawahi delapan sampai sepuluh TPS, nanti diharapkan para Kordinator akan memberikan pelatihan kepada saksi yang dibawahnya.

“Selain menyulitkan kader dalam pemenangan pasangan SUKA juga akan dapat meningkatkan kualitas para saksi di TPS, sehingga saksi mengetahui peraturan peraturan yang ada di PKPU sebagai payung hukum dalam pelaksanaan Pilkada tahun ini,” akhiri Wahiddin. Red

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed