oleh

Di Tengah Maraknya Wabah Covid-19, Sat Reskrim Polresta Mataram Tangkap Pelaku Judi Sabung Ayam

MATARAM, (HK) – Sat Reskrim Polresta Mataram meningkatkan giat operasional dalam memerangi dan memberantas tindak pidana perjudian sabung ayam yang masih terjadi di beberapa tempat.

Sebelumnya, banyak pelaku perjudian telah berhasil ditangkap Polisi, namun aksi para penjudi semakin menggila, terlebih saat kondisi Covid-19 sedang melanda seperti saat ini.

IKLAN (X)

Pada hari Minggu (17/05/2020) sekitar pukul 15.30 WITA, Polisi berhasil menciduk para penjudi sabung ayam yang berlokasi di Karang Siluman, Kelurahan Cakra Timur, Kecamatan Cakranegara Kota Mataram NTB.

Foto: Para pelaku judi sabung ayam diamankan Sat Reskrim Polresta Mataram

Dalam operasi tersebut, Petugas berhasil mengamankan sedikitnya delapan (8) orang pelaku tindak kriminal judi ayam termasuk salah satu dari mereka berperan sebagai Bandar (pemodal / bos), ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa, dalam keterangan persnya, Senin (18/05/2020).

Penggrebekan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang merasa resah karena adanya judi sabung ayam pada lingkungan perkampungan mereka.

Selanjutnya, petugas langsung turun ke lokasi sebagai bentuk respon menanggapi aduan dari warga yang merasa terganggu dan merasa diresahkan dengan adanya judi tersebut.

Saat petugas sampai di lokasi, sebagian pelaku berusaha kabur menyelamatkan dirinya. Namun petugas meminta dan menghimbau agar para pelaku tetap diam di tempat, namun hanya tujuh (7) orang pemain judi yang tidak melarikan diri, sedangkan yang satu (1) adalah bandar,” ungkap AKP Kadek.

Tim Ops Sat Reskrim mengamankan para pelaku dengan barang bukti diantaranya 22 ekor ayam jantan beserta 22 kurungannya.

Kemudian 6 buah tas ukuran besar tempat ayam aduan serta 13 buah tas agak kecil tempat ayam aduan dan diamankan juga 2 buah pisau taji yang dijadikan senjata dalam judi ayam tersebut, lalu barang bukti berikutnya 1 buah dompet tempat menyimpan taji dan uang tunai Rp 620.000 (Enam ratus dua puluh ribu rupiah).

Foto: Polisi mengangkut sepeda motor milik para pelaku perjudian

Bahkan 16 unit sepeda motor berbagai jenis milik para pelaku juga diangkut petugas menggunakan truk dalmas Polresta Mataram untuk diamankan guna kepentingan pendalaman penyidikan dalam proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 10 tahun.

AKP Kadek menambahkan, pihaknya tidak ada toleransi dan kompromi lagi dengan para pelaku tindak pidana perjudian, mengingat umat muslim saat ini sedang menjalankan ibadah puasa. Terlebih lagi suasana wabah Corona yang sangat meresahkan masyarakat saat ini, jadi pihak Kepolisian tetap akan menindak tegas para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.” Tegas AKP Kadek. (Ibn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed