oleh

Kisruh Tenaga Kerja Kontrak RSUD Cikalong Wetan Berlanjut

BANDUNG BARAT | HK JABAR – Buntut dari aksi yang dilakukan oleh sejumlah karyawan RSUD Cikalong Wetan, Senin (2/11/2020) sejumlah Tenaga Kerja Kontrak (TKK) RSUD Cikalong Wetan melakukan diskusi bersama manajemen rumah sakit.

Diskusi dilakukan di salah satu ruangan yang berada di lantai dua RSUD tersebut.

Sempat ada penolakan dan pendorongan juga pengusiran kepada wartawan Harian Kriminal oleh kepala RSUD Cikalong Wetan saat hendak meliput.

Menurut salah seorang karyawan, Asep Cahyana, kejadian bermula dari kritik dan sindiran yang dilayangkan karyawan terhadap hak mereka terkait upah yang belum dibayarkan pihak manajemen selama tiga bulan.

Bahkan kritik yang disampaikan dalam bentuk spanduk tersebut membuat dirinya dipanggil oleh Direktur RSUD Cikalong Wetan.

“Ya, saya ditanya oleh direktur tentang siapa yang menjadi otak dalam aksi spanduk itu, saya jawab bahwa saya juga tidak tahu, tapi yang jelas itu hasil kesepakatan banyak orang, tidak mungkin kalau hanya satu orang,” ungkap petugas keamanan RSUD tersebut.

Pemanggilan atas dirinya dirasakan Asep sebagai sebuah tindakan yang tidak bijak dari seorang pimpinan tinggi RSUD. Bagi Asep, alangkah lebih bijak jika seorang direktur menanyakan kepada bawahannya yang lebih dekat, tidak kepada petugas keamanan seperti dirinya.

Lebih lanjut Asep mengatakan ada sekira 300 karyawan TKK yang haknya belum dibayarkan. Padahal yang Asep dan rekannya inginkan adalah keterbukaan, dan komunikasi yang baik dari manajemen atau pimpinan terhadap karyawannya, tidak seperti sekarang ini.

Sekitar beberapa bulan terakhir RSUD Cikalong Wetan berstatus BLUD, dengan demikian operasional dan pengelolaan dilakukan secara mandiri. Namun karyawan TKK disana menyayangkan sejak BLUD pengelolaan keuangan malah semakin semraut.

“Tapi alhamdulillah dan saya apresiasi kepada karyawan karena meski kondisi sedang kacau seperti pelayanan kepada masyarakat tetap baik dan berjalan biasa,” pungkasnya.(Rudiana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed