oleh

Deklarasi Kemenangan ‘Sukhairi-Atika Akui Menang Real Count Dan Data C1’

Dalam deklarasinya, Sukhairi mengungkapkan jika deklarasi ini adalah sebuah kemenangan buat seluruh partai pendukung, tim pemenangan dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mandailing Natal.

“Dalam hal ini tentunya kemenangan ini tidak terlepas dari peran tim dan relawan serta masyarakat Mandailing Natal, tentunya kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Mandailing Natal,” tutur Sukhairi juga menyebutkan jika kemenangan Sukhairi-Atika merupakan hasil data C1 yang masuk dalam data input dan real count. Sukhairi juga mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Mandailing Natal dan mengatakan jika kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Mandailing Natal.

Sukhairi juga menyatakan jika Pilkada Mandailing Natal berjalan dengan aman, damai dan tenteram sesuai dengan yang diharapkan.

Dia juga menyatakan kemenangan Sukhairi-Atika dalam perhelatan Pilkada Madina berdasarkan C1 dari 1008 TPS. Dia juga mengapresiasi KPU Mandailing Natal yang berhak dan resmi mengumumkan hasil perolehan suara Pilkada Madina dan tidak ingin mendahuluinya.

Atika juga dalam deklarasinya menambahkan bahwa amanah ini adalah amanah rakyat, dan berharap semoga amanah ini ditempatkan dalam bingkai kemenangan.“Saya juga sangat mengapresiasi KPU Mandailing Natal yang dalam hal ini sebagai penyelenggara serta yang berhak dan resmi mengumumkan hasil perolehan suara sah dan tidak ingin mendahuluinya,” ucap Sukhairi.

Dia juga bercerita jika pada saat sebelum pendaftaran dirinya menjadi Bacalon Wakil Bupati, dia merasa sedih dikarenakan pada saat itu dia diserang dengan isu yang tak sedap dan sempat membuat dirinya down, terlebih isu dimarjinalkan serta dicap kaum muda yang tidak berpengalaman.

Atika juga mengapresiasi demokrasi Mandailing Natal yang semakin hari semakin matang dan salah satu yang termatang di Indonesia. Terlihat sekarang dari bentuk perubahan dimana demokrasi Mandailing Natal bisa menerima kehadiran kaum wanita millenial di kancah perpolitikan Mandailing Natal.

“Saya sangat mengapresiasi kematangan berpolitik di Mandailing Natal serta termasuk salah satu yang termatang di Indonesia di mana bisa menerima kehadiran wanita millenial di kancah perpolitikan Mandailing Natal,” ucap Atika. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed