oleh

Darul Mursyid Raih Tiga Emas Pada Ajang Olimpiade PCI Tingkat Nasional

TAPSEL (HK) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mengukir dan mengharumkan namanya sebagai pesantren sains di tingkat nasional. Prestasi yang sangat membanggakan ini di peroleh setelah mengikuti ujian olimpiade sains tingkat SMA/MA se-Indonesia yang di selenggarakan oleh Payung Cerdas Indonesia (PCI) pada 27 Februari 2021. Demikian disampaikan Hendra Irwandy Siregar sebagaia Kepala Divisi Pembinaan Kejuaran Sains PDM kepada Wartawan, Senin (08/03/2021).

Hendra juga menegaskan, bahwa mereka akan selalu bersemangat untuk mengikuti olimpiade-olimpiade sains, baik yang digelar Universitas maupun Instansi. Karena sudah menjadi target bagi mereka untuk peroleh presatasi di setiap saat. Dan pandemic seperti saat ini, tidak menjadi alasan bagi mereka untuk tetap mengukir prestasi.

“Alhamdulillah, di masa pandemic seperti saat ini, semangat untuk selalu mencetak prestasi masih menggebu di dalam diri peserta didik kami juga guru-guru tenaga pengajar dan pembina di PDM. Kami sangat berterimakasih atas do’a dan dukungan orangtua siswa-siswi PDM juga kepada unsur pimpinan PDM yang telah memenuhi fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang pembelajaran hingga kami bisa mengikuti olimpiade secara online di masa-masa pandemic ini, tutur Hendra”

Arjun Aripin Lase sebagai guru pembina olimpiade PDM, menyatakan bahwa olimpiade PCI yang mereka ikuti merupakan olimpiade bergengsi, dan perolehan prestasi dari olimpiade ini juga sangat membanggakan bagi PDM.

“Olimpiade PCI tingkat nasional yang kami ikuti baru-baru ini, merupakan salah satu olimpiade online yang sangat bergengsi. Karena olimpiade ini bertarap nasional yang mana pesertanya terdiri dari seluruh sekolah jenjang SMA/MA se-Indonesia. Kita bisa melihat dari data peserta yang peroleh prestasi baik medali Emas, Perak dan Perunggu berasal dari sekolah-sekolah ternama seperti SMAN 4 Bekasi, MAN 1 Pekanbaru, MAN 2 Kota Malang, SMAS Sano Yakobus Jakarta, SMAS Mondial Kota Batam, ungkap Arjun.

Alhamdulillah dari tiga bidang yang di lombakan, peserta utusan PDM peroleh medali emas yakni Raihan Anugrah meraih medali emas bidang Astronomi, Muhammad rizky Ferdiansyah meraih medali emas bidang Biologi dan Fauzan fadhil Sinambela meraih emas bidang Geografi.

Hal ini membuktikan bahwa PDM yang jauh di sudut desa, bisa dan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah ternama yang berada di pusat kota. Dari data pemenang juga dibuktikan, bahwa PDM merupakan satu-satunya sekolah yang mengharumkan nama Sumatera Utara di ajang olimpiade PCI ini, Alhamdulillah ungkap arjun lagi penuh syukur dan bangga”.

Yusri Lubis sebagai Direktur PDM mengaku sangat bersyukur dan menyambut baik dan sangat berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya diajang PCI ini.
“Syukur Alhamdulillah, anak anak kami kembali membuktikan prestasinya di ajang PCI ini. Kami melihat data bahwa sekolah-sekolah yang mengikuti event ini adalah sekolah umum unggulan tingkat SMA/MA yang ada di Indonesia. Hebat, salut dan bangga kepada semua anak didik kami yang telah mengharumkan nama baik PDM, nama baik Sumatera Utara dalam moment ini,”ungkap Yusri Lubis”.

Pada kesempatan yang sama, Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) yang mengelola PDM mengaku sangat bersyukur dan sangat berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya pada ajang olimpiade PCI tingkat nasional 2021 ini, Ia juga tidak lupa menyampaikan harapan baik untuk anak didiknya yang sudah ikut bertanding.

“Syukur Alhamdulillah, anak didik kami kembali mengukir prestasi pada event olimpiade PCI baru-baru ini. Ajang olimpiade yang begitu bergengsi yang pastinya di ikuti banyak sekolah-sekolah ternama yang ada di Indonesia ini. Sebuah kebanggan tersendiri bagi kami, karena beberapa kompetisi sains tingkat nasional yang di ikuti peserta didik kami sangat jarang tidak peroleh prestasi. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat (motivasi) belajar bagi seluruh anak-anak kami. Baik yang sudah peroleh prestasi untuk di tingkatkan lagi, maupun yang sedang berjuang memperoleh prestasi” ungkap Jafar.

Jafar juga terus memotivasi para santrinya agar terus bersemangat mengikuti event-event olimpiade sains dimanapun dilaksanakan dan dengan cara apapun. Karena pengalaman itu penting dan juga sebagai bahan evaluasi dan tolak ukur bagi mereka sebagai pesantren yang konsen di bidang prestasi sains.

“Saya selaku kapten PDM terus memotivasi siswa kami dan juga guru pembina dan pembimbing agar tetap semangat membara dan terus mengikuti event olimpiade sains dimanapun diselenggarakan baik secara langsung maupun online. Sepanjang kompetisinya dinilai objektif dan berkualitas, maka ikuti saja”, tegas Jafar.

Ia juga mengatakan bahwa mereka (PDM) ingin mengangkat derajat pesantren di bidang sains. Mereka ingin buktikan bahwa pesantren juga bisa bersaing dan bahkan unggul dibanding sekolah umum lainnya dalam prestasi sains.

“PDM akan menjadi wakil pesantren pada event-event olimpiade sains. Karena pesantren selalu dianggap sebelah mata jika berkompetisi di bidang sains. Kita harus mengubah paradigma kalau pesantren lemah di bidang sains. Maka Darul Mursyid tampil mewakili pesantren di berbagai events sains, dan Alhamdulillah kami secara berlahan tapi pasti membuktikan pesantren juga bisa bersaing dengan sekolah umum lainnya. Hal tersebut bukan hanya sekedar omong doang, tapi data membuktikan faktanya yakni kami hadir dan telah berulang kali meraih prestasi sains di tingkat Nasional. Kini masyarakat mulai percaya bahwa pesantren ternyata bisa bersaing dan bahkan unggul di bidang sains dibandingkan sekolah umum.” Pungkas Jafar alumni S.3 USM Penang Malaysia ini.

Peliput : Maradotang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed