oleh

Darul Mursyid Juara Dua Lomba Resensi Buku Jenjang SMA Tingkat Tapanuli dan Kepulauan Nias

Keterangan photo : Radhitya Wicaksana Siswa Darul Mursyid peroleh juara II kategori Lomba Resensi Buku jenjang SMA pada Gerakan Sadar Literasi yang diselenggrakan oleh Bank Indonesia Sibolga

TAPSEL (HK) – Gerakan sadar literasi merupakan kegiatan yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga (KPw BI Sibolga) baru-baru ini. Yang bertujuan selain  sebagai bahan sosialisasi program tugas dan fungsi Bank Indonesia kepada masyarakat juga menjadi wadah, ruang apresiasi, serta promosi bagi gagasan-gagasan cemerlang anak negeri ditengah perubahan kondisi global yang terjadi.

Bila literasi dimaknai sebagai kemampuan memahami, mencerna, dan menganalisis teks dan konsep, lalu diterjemahkan dalam tindakan untuk mengatasi masalah kehidupan, meningkatkan kualitas hidup, dan memperbaiki kesejahteraan. Maka semua masyarakat harus didorong untuk meningkatkan kemampuan literasinya. Hal ini menjadi inti dari kegiatan Gerakan Sadar Literasi Perpustakaan Bank Indonesia KPw Sibolga.

Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan. Mengutus santrinya untuk ikut serta dalam mendistribusikan gagasan-gagasan dan ide-idenya pada ajang lomba sadar literasi tersebut.

Kami termovasi untuk mengikuti lomba sadar literasi, karena menurut kami menyelaraskan antara baca dan tulis merupakan sesuatu yang wajib. Yang pada dasarnya juga kunci utama untuk menulis adalah banyak baca. Dan untuk menghasilkan tulisan yang bermanfaat haruslah si penulis memperkaya wawasannya terlebih dahulu. Demikian disampaikan oleh Geti Oktaria Pulungan sebagai guru pembina Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) Darul Mursyid, Senin (17/12/2020).

Ia juga menjelaskan tentang time line kegiatan dan kategory lomba yang diselenggarakan oleh KPw BI Sibolga.

“lomba gerakan sadar literasi bank BI Sibolga terdiri dari lima kategori yang berbeda untuk setiap tingkatan yakni pertama, lomba pojok baca untuk jenjang SD sederajat. Kedua, lomba story telling untuk jenjang SMP sederajat. Ketiga, Lomba resensi buku untuk jenjang SMA sederajat. Keempat lomba menulis artikel untuk jenjang mahasiswa, dan lomba membuat media pembelajaran berbasis TIK untuk umum. Sedangkan untuk time line kegiatan pendaftarannya di mulai 16 Oktober s.d 23 Oktober 2020. Pengiriman karya/ submit karya tanggal 26 Oktober s.d 08 November 2020. Pengumuman pemenang pada tanggal 20 November 2020.

Dari beberapa kategori yang diperlombakan, siswa kami mengikuti salah satu iyalah lomba resensi buku untuk jenjang SMA. Dan Alhamdulillah siswa kami Radhitya Wicaksana peroleh juara dua dengan judul resensi “Menguak Cakrawala Bank Sentral Secara Akurat”

Ia juga menyatakan, untuk teknis penyelasaian naskah tidak begitu sulit bagi Radhitya karena ia cukup mudah memahami buku yang ia resensi. Berhubung buku yang diresensi merupakan bidang yang dikuasai oleh ananda Radhitya sesuai bidang olimpiade Ekonomi yang telah menembus tingkat nasional” ungkap Geti dengan bangga”.

Pada saat yang sama Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritongan mengngungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang di raih oleh peserta didiknya juga ucapan terimkasih kepada KPw BI Sibolga sebagai penyelenggara kegiatan yang penuh manfaat .

“Alhamdulillah… saya sangat bangga atas perolehan prestasi yang di raih oleh peserta didik kami Radhitya Wicaksana. Kegiatan ini merupakan perlombaan yang sangat mengasah kemampuan literasi ananda kami. Terimaksih kepada KPw BI Sibolga yang telah menyelenggarakan kegiatan Gerakan sadar literasi. Kegiatan yang sangat bermanfaat, karena kegiatan lomba literasi ini sangat membantu dalam membangun kreatifitas pelajar untuk berpikir secara ilmiah, berlatih mengintegrasikan hasil bacaan dengan gagasan sendiri dan juga dapat ikut serta menyumbang bagi perluasan cakrawala ilmu pengetahuan masyarakat. Kami juga menganggap bahwa kemampuan literasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari calon intelektual muslim yang ingin diwujudkan PDM.

Jafar juga menegaskan, perolehan juara di bidang PKTI bukan pertama kalinya di raih oleh siswa-siswa PDM. Karena sebelumnya juga juara PKTI tingkat kabupaten juga sudah di raih siswa-siswa PDM salah satunya iyalah juara satu karya tulis ilmiah dalam acara peringatan hari ulang tahun Tapsel ke 61 oleh Habib Ade Maryoto dengan judul “ Kerupuk Nasi Pegagan (SIGANPI) Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Tapanuli Selatan.

salah satu yang terpenting dari perolehan prestasi mereka adalah konsistensi dalam meraih juara. Karena konsistensi membukatikan kualitas yang diakui. Tidak sedikit sekolah bisa meraih prestasi tapi juga tidak banyak yang bisa konsisten. Karena memang mempertahankan jauh lebih sulit dibandingkan dengan upaya mengejar atau meraih prestasi tersebut.” Ungkapnya.

Peliput : Maradotang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed