oleh

Darul Mursyid Buka Penerimaan Peserta Didik Baru Tingkat MTs TP 2021/2022

Keterangan Foto : Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki lingkungan yang aman, nyaman, sejuk dan kondusif untuk belajar.

TAPSEL (HK) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di desa Sidapdap Simanosor kecamatan Saipar Dolok Hole kabupaten Tapanuli Selatan telah membuka penerimaan pesera didik baru tahun pembelajaran 2021/2022 untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan kuota hanya 250 orang saja yang terdiri dari 150 putra dan 100 putri. Pendaftaran telah di buka sejak 01 Januari 2021 lalu. Demikian disampaikan Sri Jumiati sebagai Kepala MTs Darul Mursyid, Kamis (07/01/2021).

Dia menambahkan bahwa penerimaan peserta didik baru hanya dibuka untuk MTs Darul Mursyid saja, sedangkan untuk tingkat Aliyah Darul Mursyid harus tamatan MTs Darul Mursyid itu sendiri. Karena PDM menggunakan salah satu strategi pendidikan yaitu dengan sistem pendidikan terpadu.

“Dengan mengucapkan Bissmillahirrahmanirrahim, Pesantren Darul Mursyid secara resmi telah membuka penerimaan peserta didik baru tahun pembelajaran 2021/2022 sejak tanggal 01 Januari 2021 kemarin dan sudah ada beberapa orang yang mendaftar. Penerimaan peserta didik baru di buka hanya untuk tingkat MTs saja. Hal ini berdasarkan strategi pendidikan yang kami jalankan sekarang salah satunya iyalah Sistem Pendidikan Terpadu (selama 6 tahun) yang mana Darul Mursyid tidak menerima peserta didik pindahan dari sekolah lain, termasuk untuk Madrasah Aliyah (MA) dengan kata lain Madrasah Aliyah berasal dari Madrasah Tsanawiyah PDM.” Ungkap Srijumiati.

Ia juga optimis bila kuota yang telah ditentukan bisa tercapai. Setidaknya ada empat hal besar sabagai alasannya yakni, Pertama: Model pendidikan di PDM merupakan model pendidikan yang di harapkan di zaman ini dimana pendidikan Agama yang membumi dan pengetahuan umum atau sains juga mumpuni, Kedua: Darul Mursyid adalah sekolah anak yang berprestasi bukan sekolah anak yang bermasalah. Ini dibuktikan dengan prestasi PDM yang sudah menasional dan kabarnya sudah tersiar di berbagai media, Ketiga: Akreditasi MTs Darul Mursyid telah peroleh predikat A dengan nilai 98 oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) No: DP.068266 – N.P.S.N.10263927/BAP-SM/PROVSU/LL/XI/2017. Keempat : Lingkungan PDM yang aman, nyaman, sejuk dan kondusif untuk belajar.

“Insya Allah kami optimis tahun ini kuota peserta didik akan terpenuhi dengan semua kelebihan dan keunggulan PDM sebagai sekolah yang komit pada mutu pendidikan yang berkualitas, ibadah yang membumi serta prestasi yang telah banyak diraih. Masyarakat tentu akan lebih jeli dan teliti dalam memilih sekolah yang tepat untuk putra putri terbaiknya, dan kami yakin PDM menjadi pilihan yang terbaik.” Pungkas Sri Jumiati.

Senada dengan itu, Kepala Divisi Humas & Pemberdayaan Umat PDM Asep Safa’at Siregar juga menambahkan bahwa untuk mendaftar di MTs Darul Mursyid sangat mudah, cukup dengan tiga persyaratan saja yakni, Pertama Mengisi Formulir Pendaftaran, Nilai Matematika kelas V (lima) minimal 6,5 dan Ketiga, Membayar biaya peralatan sebanyak 50% (Rp.5.000.000) terlebih dahulu, dari total biaya keseluruhan sebanyak Rp.10.000.000 yang sisanya bisa dicicil selama satu semester (6 bulan).

Sedangkan untuk biaya sekolah di Darul Mursyid cukup dengan dua juta rupiah setiap bulannya. Uang sejumlah tersebut sudah meliputi biaya makan tiga kali sehari semalam lengkap dengan menunya, biaya laundry pakaian, biaya kebersihan asrama, kelas dan fasilitas lainnya, biaya pendidikan komputer, biaya ujian, bahkan sudah termasuk biaya pangkas, creambath, dan biaya perobatan selama di Darul Mursyid serta biaya lainnya.

“Biaya sekolah di Darul Mursyid cukup membayar sebesar dua juta rupiah setiap bulannya, yang mana sudah meliputi semua pelayanan pendidikan di PDM, seperti SPP,uang makan, laundry, kebersihan dan lainnya. Jadi tidak ada pungutan biaya-biaya yang tidak jelas alokasinya.” Ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) mengatakan bahwa di usia PDM menjelang ke-28 tahun, terus melakukan inovasi dan terobosan-terobosan dalam rangka mempersiapkan generasi muslim yang siap menghadapi era melinial. Karena menurutnya lembaga pendidikan juga harus melakukan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan zaman, bila tidak maka akan tertinggal dan ditinggalkan. Sebab itu, PDM tentu menjadi pilihan bagi orangtua untuk mengamanahkan pendidikan anaknya.

“PDM memang dibentuk sebagai pesantren yang siap menghadapi zaman, maka PDM terus melakukan inovasi di bidang pendidikan. Mulai dari kurikulum pendidikan, fasilitas pendidikannya, dan manajemen harus disiapkan menjawab kebutuhan zaman. Begitulah seterusnya, zaman terus berubah dan kebutuhan juga berubah termasuk lembaga pendidikan. Bila tidak maka akan tertinggal dan ditinggalkan. PDM Insya Allah akan menjadi pilihan utama bagi orangtua mengamanahkan pendidikan anaknya. Karenanya kami optimis, tapi tetap kami mohon doa dari kita semua.” Pungkas Jafar.

Peliput : Maradotang

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed