oleh

BPBD Subang Gelar Apel Kesiapan Siaga Bencana Alam

SUBANG / HK JABAR – Apel Kesiap-siagaan Bencana Alam di Wilayah Kabupaten Subang dihadiri Kapolres Subang – Polda Jabar, AKBP Aries Kurniawan Widiyanto, S.H., melalui Wakapolres Subang, Kompol Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H.

Apel digelar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Subang, H. Hidayat, diikuti 251 peserta dari seluruh unsur pemangku kepentingan di Kabulaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Jum’at (23/10/2020) pagi di Lapangan Upacara Kodim 0605/Subang.

Hidayat dalam sambutannya mengatakan bahwa seluruh stake holder dan relawan bencana di Kabupaten Subang harus memahami penanganan (potensi) bencana alam menghadapi musim penghujan saat ini.

“Komposisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis, Kab. Subang menyimpan potensi bencana yang diakibatkan faktor alam maupun non alam.
Karena itu untuk antisipasi terjadinya bencana diperlukan kesiap-siagaan semua jajaran baik pemerintah, swasta, relawan, maupun masyarakat untuk tanggap terhadap ancaman bencana guna pengurangu risiko bencana,” ungkap Hidayat.

Kata Hidayat tanggap darurat yang dimaksud adalah bukan hanya saat terjadi bencana saja, namun juga pada pra bencana dan pasca penanggulangan bencana.

“Tidak lagi hanya dititik-beratkan pada kedaruratan saja, namun upaya pengurangan risiko bencana menuntut adanya kesiap-siagaan seluruh pihak. Untuk itu, melalui kegiatan Apel Siaga Bencana ini, seluruh pihak dihimbau untuk dapat mengoptimalkan upaya mitigasi bencana,” ucapnya.

Kemudian Ia berharap, setiap Instansi yang ada di wilayah Kabupaten Subang lebih meningkatkan kerjasama dan koordinasi. Sehingga setiap tugas akan sesuai dengan apa yang telah direncanakan dengan hasil yang maksimal.

Ia berpesan kepada para peserta apel agar lebih peka dan tanggap terhadap perkembangan situasi di wilayahnya masing-masing.

“Segera lapor, bertindak cepat apabila ada hal-hal yang menonjol di wilayahnya.
Kondisi alam saat ini rawan terjadi bencana.  Laksanakan koordinasi dengan intansi terkait.
Dalam bertindak harus sesuai prosedur yang berlaku, yakni Uu No. 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.
Jadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas masing-masing,” pungkasnya. (Junaedi/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed