oleh

Berkenalan Lewat Akun “Facebook” Pria Ini “Jadi” Tersangka

Kota Mataram, (HK) – Berawal berkenalan lewat Facebook dan menjalin hubungan asmara, akhirnya terjerat hukum.

Nasik sudah jadi bubur, apaboleh di buat penyesalan tak ada artinya, hal inilah yang cocok di ungkapkan kepada pelaku bernisial FA warga Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram yang tega memeras uang “kekasihnya” yang berawal berkenalan lewat akun Facebook.

Awal peristiwa pada bulan oktober 2019 lalu, dimana bernisial FA (red Pelaku) berkenalan terhadap seorang gadis asal Sumatera Utara (Sumut) bernisial NB (56) lewat akun Facebook, akhirnya menjalin hubungan asmara.

“sekira bulan November 2019 lalu korban datang ke Lombok Mataram untuk menemui AF dan korban mengajak di temani jalan jalan, sewaktu berduaan di hotel pelaku meminta berhubungan intim, namun korban menolaknya,”kata Kasat Reskrim Polresta Kota Mataram Akp Kadek Adi Budi Astawa.

Merasa kesal timbullah niat jahat, akhirnya pelaku merekam korban selama berada di kamar mandi.

” bermodal video rekaman pelaku memeras korban dengan memintai uangnya dengan cara mengancam apabila tidak di kasih uang dengan jumlah yang di mintaknya maka video korban akan di sebarkan di medsos, takut video di sebarkan korbanpun menuruti permintaan pelaku dengan cara mentransfer uang yang di minta tersebut,”ungkapnya.

Bukan sekali dua kali korban di suruh tranfer uang bahkan sering dengan ancaman yang sama sehingga total uang yang di minta dari korban mencapai 150jt.

“Disadarai oleh korban hal tersebut tidak mungkin dilakukan terus menerus lantaran uangnya sudah mulai menipis dan tidak ingin kehilangan banyak uang lagi akhirnya korbanpun melaporkan kejadian tersebut”jelasnya.

Pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

“saat ini statusnya sebagai tersangka dan diancam serta dijerat pasal 45 ayat (4) Jo pasal 27 ayat (4) Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atau UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau pasal 369 dengan ancaman maksimal enam tahun hukuman penjara dan denda satu miliar rupiah,”tutup Kasat Reskrim Polresta Kota Mataram. (IBN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed