oleh

Belum Mengantongi Izin Operasional ! PT TATA ALULA GRUP  di Kudus Dipolisikan !

KUDUS, (HK) –  Adalah Eno (45 thn) warga Pengadegan kabupaten Purbalingga yang kemarin Jumat 19/03/2021 terpaksa merapat ke Satreskrim Polres Kudus guna melaporkan dugaan tindak pidana Penipuan yang diduga dilakukan oleh YN salah seorang Manager Marketing PT Tata Alula Grup yang beroperasi di kecamatan Bae, kabupaten Kudus.

Eno meski dalam kondisi sedang sakit dan harus menggunakan Kruck karena peristiwa kecelakaan yang dialaminya 7 bulan yang lalu terpaksa meskipun dengan tertatih tatih harus menempuh perjalanan yang sedemikian jauhnya demi menuntut haknya atas dagangannya yaitu berupa jahe yang telah dikirimnya ke PT Tata Alula Grup hingga dua kali dengan total kerugian sebesar Rp. 120 juta, karena merasa diombang ambingkan dengan janji janji yang tidak pasti serta hanya diberi pembayaran berupa giro yang ternyata pas jatuh temponya tidak bisa dicairkan karena tidak ada dananya.

Dengan didampingi kuasa Hukumnya Deni Apri, SH jumat minggu lalu telah memberikan keterangan di hadapan Penyidik Satreskrim Polres Kudus Unit Idik 1/Resum.

Terkait Pengaduan tersebut, YN selaku Manager Marketing PT Tata Alula Grup yang ditemui oleh awak Media mengakui bahwa dirinya punya permasalahan dengan Eno yaitu pembayaran jahe sebesar Rp.120 juta yang memang hingga kini belum dibayar sama sekali.

YN menyanggupi untuk segera menyelesaikan permasalahan pembayaran tersebut dalam waktu dekat sehingga masalah ini tidak berkepanjangan.

Dari penelusuran tim media ini ternyata didapati bahwa PT Tata Alula Grup sendiri sejauh ini diduga belum mengantongi izin operasional sebagaimana keharusan layaknya sebuah perusahaan niaga seperti yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan bahkan papan nama perusahaan yang besar seperti baliho tersebut juga diduga belum membayar pajak reklame sebagaimana diatur dalam Perda di Kabupaten Kudus.

Menanggapi hal tersebut YN menyampaikan bahwa semua persyaratan telah masuk ke kantor Kayandu Perizinan Pemkab Kudus hanya memang belum turun atau pihaknya belum menerima izin sebagaimana dimaksud karena memang belum terbit, pihaknya berjanji akan segera mengurus izin operasionalnya sehingga legitimasi perusahaannya bisa dipertanggungjawabkan dan Sah beroperasional.

Terpisah Kepala Kantor Perijinan/Kayandu Kudus Revli sewaktu ditemui di kantornya menyampaikan bahwa PT Tata Alula memang belum ada atau belum terbit izin operasionalnya hanya masih mengantongi NIB (Nomer Ijin Berusaha) saja dan pihaknya berterima-kasih serta akan segera menindaklanjuti informasi yang telah diberikan oleh rekan rekan media.
Terkait Papan Nama sebesar baliho yang terpampang di kantor PT Tata Alula.

Kasatpol PP Kudus Djati Solekhah yang diwakili oleh Kasi Gakda Sarjono juga akan memgambil tindakan terkait dugaan pelanggaran pemasangan papan nama perusahaan yang belum dibayar pajak reklamenya tersebut.

Dalam kesempatan itu Sarjono mewakili Kasatpol PP Kudus berterima-kasih atas informasi yang diberikan oleh awak media dan berharap kerja sama yang baik ini bisa ditingkatkan di waktu waktu yang kaan datang. (bsa/tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed