oleh

Banyak Kepala Sekolah Tak Miliki NUKS, Pengelolaan Dana BOS Dipertanyakan

PALAS, (HK) – Pemerintah Kabupaten Palas melalui Dinas Pendidikan diduga tak taat Permendikbud Nomor 06 tahun 2018 pasal 23 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. Sejauh ini, masih terdapat sekitar 70-an kepala sekolah yang belum memiliki Nomor Unit Kepala Sekolah (NUKS).

NUKS merupakan sertifikat yang harus dimiliki kepala sekolah. Diperoleh dari mengikuti diklat lembaga pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah (LPPKS).

Berdasarkan hal itu, perlu dipertanyakan pengelolaan dana BOS bagi sekolah yang kepala sekolahnya belum memiliki NUKS. Sebab, tidak bisa mengelola (mencairkan) dana BOS dan menandatangani Ijazah jadi konsekwensi kepala sekolah yang belum memiliki NUKS.

Amatan Media, bahkan sejumlah kepala sekolah yang sudah memiliki NUKS, dicopot dan diganti dengan yang baru, yang belum memiliki NUKS. Seperti di SD 0313 Bahal Batu Kecamatan Barteng, dan SD Aek Buaton.

Sedang data dapodik masih tertera kepala sekolah yang lama. Berdasarkan hal ini, tentu jadi tanda tanya pengelolaan dana BOS disekolah yang tidak memiliki NUKS. Kuat dugaan ada permainan pihak dinas dengan pihak kepala sekolah yang belum punya NUKS.

“Dana BOS yang sudah cair berkisar setengah dari jumlah sekolah kita. Tidak ada kewenangan kita mengurusi siapa yang punya NUKS atau belum. (Kepala) Sekolah datang, ya kita proses,” kata Dondang Sari, tim BOS dinas pendidikan.

Sementara Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab Palas melalui Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Aini Mardiah yang dikonfirmasi diruangannya menyebut tahun lalu ada 49 yang sudah mengikuti Diklat. Hasilnya, 42 lulus memiliki NUKS.

Dan tahun ini sedang dalam proses diklat ada 35 calon kepala sekolah yang dimulai sejak Mei 2021. Diperkirakan Juni 2021 diklat itu berakhir.

“Tahun lalu sudah ada 49 orang, dan sudah masuk dapodik. Untuk tahun ini pendaftarannya melalui Badan Kepegawaian dan pengembangan SDM, ada 35 orang. Saat ini sedang proses diklat,” jelas Mardiah. (tan)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed