oleh

Bangunan Dek Pemisah Aek Macom Harapan Baru Bagi Petani Lembah Sorik Marapi

Madina, (HK) – Proyek pembangunan dek pemisah aek macom dengan air tawar yang melintasi Kecamatan Puncak Sorik Marapi, dan Lembah Sorik Marapi, memberikan harapan baru bagi masyarakat petani di wilayah itu.

Kaslan Dalimunthe, Perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera ll Irigasi Rawa lll Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dan PT Yogi Lestari Dalam keterangan pers nya di lokasi pengerjaan Senin 24/5/2021. Menuturkan pembangunan dek pemisah aek macom (air azam) ini sudah lama diusulkan dan dinantikan masyarakat petani khususnya warga Kecamatan Lembah Sorik Marapi.

“Sejak tahun 1980 warga sudah mengusulkan bangunan dek pemisahan air azam ini, alhamdulillah tahun ini sudah trealisasi pengerjaannya dan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar “ujarnya

Panjang saluran air azam ini sekitar 5 km dari kecamatan puncak sorik marapi sampai ke lembah sorik marapi, dan yang sudah di dek beton sepanjang 3 km, sisanya masih saluran tanah “ucapnya

Sakti nasution camat lembah sorik marapi dalam kesempatan itu menyampaikan dengan sudah terealisasinya pemisahan aek macom ini memberikan harapan baru bagi masyarakat petani di wilayah kami.

Lokasi persawahan dan kolam ikan yang sudah lama terlantar akibat air azam berjumlah ribuan hektar, sejak dibangun dek pemisah air ini masyarakat kita menanggapi dengan penuh semangat dan kini para petani sudah mulai kembali membenahi kolam ikan dan lahan persawahan mereka “ucapnya

Akhiruddin camat puncak sorik marapi menuturkan dengan dibangunnya dek pemisah air azam ini tentu memberikan dampak perekonomian yang baik kedepan buat masyarakat kita “ujarnya

Selain pembangunan dek, mamfaat yang sudah mulai dirasakan masyarakat dimana diareal ini juga sudah terbuka akses jalan tembusan dari kecamatan puncak sorik marapi ke lembah sorik marapi “tutupnya

Peninjauan lokasi pembangunan dek di ikuti camat puncak sorik marapi, camat lembah sorik marapi, kapolsek kotanopan, perwakilan bws ll sumut kontraktor proyek dan tokoh masyarakat sekitar.

(Syahren)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed